Suara.com - Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk Ahmad Baiquni mengatakan bahwa berkaita dengan pembangunan infrastruktur yang gencar dilakukan pemerintah Indonesia, BNI kini telah mendapatkan dana pinjaman dari China Development Bank (CDB) sekitar 1 miliar dolar AS.
"Tujuan utama dari pinjam CDB itu untuk proyek infrastruktur dan upaya hilirisasi, penyaluran dilakukan bertahap. Suku bunga pinjaman itu sebesar 3,5 persen dengan tenor 10 tahun," katanya.
Menurut dia, berbagai kebijakan itu diharapkan dapat mendukung bisnis terutama di sektor prioritas nasional yang mendukung program pemerintah serta meningkatkan ekspansi segmen menengah pada sektor prioritas daerah dalam menjaga kualitas portfolio.
Selain pinjaman dari CBD, BNI pada tahun ini akan mendorong sinergi dan "cross sell" antar seluruh komponen perusahaan dalam BNI Group sebagai upaya untuk menopang percepatan bisnis ke depannya.
"Bisnis BNI dan anak usaha sangat beragam. Anak usaha BNI diantaranya bergerak di bidang asuransi, sekuritas, asset management, perbankan syariah, serta multi finance, itu akan kami sinergikan. Jadi produk-produk yang ditawarkan BNI dapat dijual melalui jaringan anak usaha, begitu pun sebaliknya sehingga dapat meningkatkan pendapatan komisi atau 'fee based income'," paparnya.
Direktur Keuangan BNI Rico Rizal Budidarmo menambahkan bahwa melalui sinergi itu diharapkan dapat meningkatkan kontribusi laba dari anak usaha dari sebelumnya yang sekitar 1-2 persen, menjadi sekitar 5 persen pada tahun ini.
Pinjaman "Kita akan terus meningkatkan peran anak usaha sehingga memberikan kontribusi lebih baik kepada perseroan," katanya.
(Antara)
Berita Terkait
-
Cara Tukar Uang Baru di Bank BNI Jelang Idulfitri, Begini Prosedur dan Tipsnya
-
Waspadai Ucapan Natal Palsu, BNI Imbau Nasabah Tidak Sembarangan Klik Tautan
-
Bank BNI Perkenalkan BNIdirect Bisnis, Platform Digital Efisien untuk Mendukung UMKM
-
Dapat Guyuran Dividen Triliunan Rupiah, Danantara Bersiap Buyback Saham Bank BUMN
-
BNI Perkuat Sinergi dengan Nasabah dan Pelaku Usaha Jateng Hadapi Tantangan Ekonomi Global
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional
-
Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis
-
Emiten Pengolah Limbah MHKI Bagikan Dividen Rp9,9 Miliar, Catat Jadwalnya
-
Aturan Outsourcing Bakal Dirombak Total, Ini Kata Said Iqbal dan Wamenaker
-
Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp771 Miliar, BUMI hingga BUKA Jadi Sasaran
-
Benarkah Patriot Bond dan Merah Putih Bond Jadi Mesin Pencuci Uang Legal?
-
Harga Bitcoin Menguat Tembus Level US$ 64.000, Siap Menuju 100.000 Dolar AS?
-
Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Gene Bank Indonesia Berjalan Optimal untuk Kesehatan Nasional
-
3 Saham Paling 'Sibuk' pada Sesi I, IHSG Ambrol di Zona Merah
-
Gubernur BI: UMKM Jangan Langsung Diberi Modal