Suara.com - Mengawali kegiatan hari ini, Rabu (20/1/2016), Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, melantik Ketua dan Anggota Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN).
Uniknya ada nama mantan Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Soetrisno Bachir di periode 2005-2010. Dalam Pemilihan Presiden (Pilpres 2009) Soetrisno hendak mendukung Prabowo Subianto sebagai calon Presiden RI. Sementara Amien Rais dan Hatta Rajasa cenderung memilih mendukung Soesilo Bambang Yudhoyono. Situasi inilah yang membuat Soetrisno terpental dari pemilihan Ketua Umum PAN dan digantikan Hatta Rajasa.
Soetrisno sendiri merupakan penguasaha papan atas nasional yang bergerak di bidang properti melalui bendera Ika Muda Group serta usaha batik.
Adapun susunan keanggotaan KEIN yang dilantik adalah sebagai berikut:
1. Soetrisno Bachir, Ketua
2. Arif Budimanta, Wakil Ketua
3. Putri Wardani, Sekretaris
4. Hariyadi Sukamdani, Anggota
5. Hendri Saparini, Anggota
6. Eddy Kusnadi Sariaatmadja, Anggota
7. Andri B. S. Sudibyo, Anggota
8. Zulnahar Usman, Anggota
9. Sudhamemk, Anggota
10. M. Najikh, Anggota
11. Johnny Darmawan, Anggota
12. Benny Soetrisno, Anggota
13. Irfan Wahid, Anggota
14. Sugiarto Alim, Anggota
15. Donny Oskaria, Anggota
16. Mohamad Fadhil Hasan, Anggota
17. Muhammad Syafii Antonio, Anggota
18. Aries Muftie, Anggota
19. Sonny Budi Harsono, Anggota
20. Benny Pasaribu, Anggota
KEIN ditetapkan melalui Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2016. Tugas KEIN adalah melakukan kajian terhadap permasalahan ekonomi nasional, regional, dan global.
Selain itu, KEIN bertugas untuk menyampaikan saran tindakan strategis kepada Presiden dalam menentukan kebijakan ekonomi dan industri nasional. Disamping juga menjalankan tugas-tugas lain yang diberikan Presiden dalam lingkup ekonomi dan industri.
Hadir dalam acara pelantikan ini pimpinan lembaga tinggi negara, para menteri anggota kabinet kerja.
Berita Terkait
-
Ekonomi Pancasila Prabowo, Kemandirian Bangsa atau Monopoli?
-
Tepis Salah Paham Ekonomi Prabowo, Fahri Hamzah: SDA Harus Dikuasai Negara, Bukan Korporasi
-
Outlook Negatif Moodys Jadi Alarm Keras, PDIP Soroti Arah Kebijakan Ekonomi Pemerintah
-
Stimulus Baru Pemerintah Dorong Rupiah Hajar Dolar AS Hari Ini
-
Pemerintah Buka Program Magang Nasional, Siapkan 100 Ribu Lowongan di Perusahaan Swasta Hingga BUMN
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
PNM Mekaar Dorong Pemberdayaan Nasabah Ultra Mikro untuk Tekan Ketergantungan pada Rentenir
-
Gegara Ditolak Bank, Pengguna Pinjol Makin Banyak Nilainya Tembus Rp 102,07 T
-
Khawatir Ada Gelombang PHK, Anggota DPR Ramai-ramai Tolak Kebijakan Kemasan Rokok Polos
-
OJK Panggil Paksa Pinjol Solusiku, Penyebabnya Diduga Pelanggaran Berat
-
Akun 'Anak Menkeu' Sebut Purbaya Bakal Gantikan Gubernur BI, Menkeu Diganti?
-
Investor Asing Terus Kabur Buat Kapitalisasi Pasar Susut Jadi Rp 9.807 Triliun
-
RI Mulai Garap Potensi Bisnis Energi Terbarukan di Amerika Latin dan Karibia
-
Mulai 'Panik' Rupiah Terus Loyo, Pemerintah-BI Keluarkan 5 Jurus Jitu
-
Bank Mandiri Taspen Dorong Lansia untuk Tetap Aktif dan Produktif
-
27 Tahun PNM, Excellence Awards 2026 Jadi Motor Transformasi Budaya Kerja