Berinvestasi di usia muda tentu akan lebih siap menghadapi kehidupan di masa mendatang yang lebih baik. Berbeda dengan tabungan, investasi mampu memberikan keuntungan yang lebih besar. Meskipun demikian, potensi risiko yang ditanggung juga besar. Oleh sebab itu, jika Anda termasuk dalam kategori orang yang menyukai tantangan dan berani mengambil risiko, investasi menjadi pilihan untuk bisa menikmati kekayaan di usia muda.
6. Berani Mengambil Keputusan
Anak muda harus memiliki karakter yang kuat, pantang menyerah, dan yang penting punya nyali. Jangan mau kalah dengan generasi tua, tentu dalam artian yang positif. Dalam berproses menuju tangga kekayaan pastilah tidak mudah, banyak rintangan yang harus dihadapi. Namun, kebulatan tekad dan berani mengambil keputusan menjadi ‘alat perang’ untuk menang dari segala rintangan. Jangan hanya berhenti di zona nyaman, terus beraksi untuk mencapai zona yang jauh lebih nyaman.
7. Terapkan Pola Hidup Sederhana
Jika ingin kaya di usia muda, maka berhematlah sejak dini. Tak perlu berpenampilan glamor, membeli barang-barang mahal, atau selalu makan di restoran, yang penting kebutuhan dasar Anda tercukupi. Penampilan memang penting, namun bukanlah prioritas karena kesuksesan dan kekayaan dapat dicapai dengan kualitas. Ingat, kesederhaan akan menciptakan kesahajaan.
Terus Berusaha, Capai Impian Anda
Kaya di usia muda bukanlah hal yang di luar logika. Kaya juga tidak selalu ddominasi oleh faktor keturunan. Kini, siapapun dan apapun latar belakang pendidikan, ekonomi dan sosialnya, asalkan memiliki kualitas, ketekunan, dan juga semangat tanpa batas niscaya dapat meraihnya. Muda kaya raya, tua leha-leha, mati masuk surga. Siapa mau?
Baca juga artikel Cermati lainnya:
15 Cara Berhemat yang Bisa Ditiru dari Seorang Ibu
Ide Pesta Ulang Tahun Anak dengan Budget Hemat
25 Kata-kata Inspirasi dari Orang Terkaya Dunia
| Published by Cermati.com |
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya