Suara.com - Siapa orang yang tidak mau punya mobil? Hampir tidak ada bukan. Tapi tenang saja, sekarang ada cara agar keinginan tersebut segera terwujud. Beberapa tahun ini, sudah banyak produsen menawarkan mobil dengan harga terjangkau.
Lalu, masalah baru pun muncul. Mau pilih mana? Mobil baru atau bekas? Kalau masih bingung dengan ini, ada baiknya Anda mencoba membeli mobil secara over kredit. Nah, agar Anda mengerti mengenai "untung-ruginya" membeli mobil over kredit, berikut penjelasannya:
Keuntungan Membeli Mobil Over Kredit:
1. Pasti Baru
Mobil yang di-over kredit kebanyakan adalah mobil baru. Jadi, Anda tidak perlu mengkhawatirkan mengenai performa mesin dan kondisi produk yang diberikan.
2. Lebih Murah
Anda bisa mendapatkan harga lebih murah. Tapi ini tergantung nego dengan pihak penjual. Meski begitu, Anda tetap mendapatkan selisih harga yang lumayan dibanding kredit mobil baru.
3. Mobil Bergaransi
Usia mobil yang ditawarkan pasti masih sangat muda, Jadi otomatis garansi mobil masih berlaku. Karena itu, masalah suku cadang dan lain sebagainya, tidak perlu Anda khawatirkan lagi.
4. Premi Asuransi Rendah
Jelas premi asuransi mobil baru dan bekas sangat berbeda. Di mana premi asuransi mobil usia di atas 5 tahun biasanya lebih mahal. Untuk hal ini, karena mobil yang ditawarkan masih baru, jadi premi asuransinya masih murah.
5. Tenor Lebih Pendek
Membeli secara over kredit, otomatis tenor jadi lebih pendek. Misal, pemilik mobil pertama tenor selama 48 bulan dan sudah berjalan selama 12 bulan. Maka, Anda tinggal melanjutkannya saja, yaitu selama 36 bulan.
Kelemahan Membeli Mobil Over Kredit:
1. Wajib Teliti
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya