Suara.com - Cina, pembeli utama sekuritas obligasi pemerintah AS, memangkas kepemilikannya pada Desember 2015. Informasi ini terungkap dari data terbaru Departemen Keuangan AS pada Selasa (16/2/2016).
Cina mengurangi kepemilikan obligasi pemerintah AS sebesar 18,4 miliar dolar AS menjadi 1,2461 triliun dolar AS pada Desember 2015. Pada bulan sebelumnya, Cina meningkatkan kepemilikannya sebesar 9,7 miliar dolar AS.
Jepang, pemegang asing terbesar kedua sekuritas obligasi pemerintah AS, mengurangi kepemilikannya 22,4 miliar dolar AS menjadi 1,1225 triliun dolar AS pada Desember.
Pada Desember, kepemilikan asing secara keseluruhan atas obligasi negara AS naik menjadi 6,1658 triliun dolar AS dari November sebesar 6,1257 triliun dolar AS. (Antara)
Berita Terkait
-
Analis: Iran di Atas Angin, Ini Sebabnya
-
Wamenkeu Klaim Defisit APBN Masih Aman Meski Ada Perang AS-Israel-Iran
-
Bidik Investor Kalangan Masyarakat, PT SMI Siapkan Obligasi Rp 8-10 Triliun di 2026
-
Chandra Asri Nyatakan Force Majeure, Konflik di Israel & AS vs Iran Jadi Penyebab
-
Kedubes AS di Arab Saudi Tutup Total Usai Serangan Drone, Layanan Darurat Dibatalkan
Terpopuler
Pilihan
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
Terkini
-
Wamenkeu Klaim Defisit APBN Masih Aman Meski Ada Perang AS-Israel-Iran
-
PT SMI Klaim Pembiayaan Proyek Masih Aman Meski Ada Konflik Timur Tengah
-
Bidik Investor Kalangan Masyarakat, PT SMI Siapkan Obligasi Rp 8-10 Triliun di 2026
-
Menkeu Purbaya: Anggaran Masih Bisa Bertahan Jika Harga Minyak 92 Dolar AS per Barel
-
Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia, Apa Sebab?
-
PT SMI Salurkan Rp 125 Triliun untuk Proyek Strategis Nasional
-
BEI Buka Data Kepemilikan Saham di atas 1 Persen
-
Pelayaran Selat Hormuz Ditutup, Biaya Logistik Terancam Melonjak
-
Elnusa Petrofin Perkuat Mitigasi Risiko, Pastikan BBM Aman Selama Ramadan
-
Chandra Asri Nyatakan Force Majeure, Konflik di Israel & AS vs Iran Jadi Penyebab