Suara.com - Salah seorang Nasabah PT. Reliance Securities tbk, Herry P Maulana, mengancam akan mengadukan perusahaan itu ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) karena dianggap tidak mau mengembalikan dana investasi senilai Rp2 miliar yang sudah diinvestasikan di perusahaan itu.
"Saya juga akan melaporkan ke pihak yang berwajib jika dalam waktu dekat tidak bisa mengembalikan dana Investasi saya itu karena sudah lama jatuh batas temponya," kata Herry di Kendari, Jumat.
Ia mengatakan, PT Reliance Securities tbk yang merupakan perusahaan efek dengan kegiatan usahanya sebagai perantara pedagang efek diantara kedua ekuitas dan pasar pendapatan tetap dan kegiatan underwriting.
"Perusahaan ini tidak memiliki niatan baik untuk mengembalikan dana investasi yang telah saya disetorkan pada salah satu anak perusahaan yaitu PT.Magnus Capital, namun hingga kini investasi yang dijanjikan belum di kembalikan," katanya.
Herry P Maulana mengaku sudah memberikan waktu beberapa hari bagi perusahaan untuk segera mengembalikan dana investasi tersebut atas permintaan pihak perusahaan.
"Apa yang selama ini saya tunggu dari tanggal 29 sampai hari ini, dana itu belum juga cair dan pihak mereka sudah beberapa kali mengudur undur waktu," katanya.
Namun katanya, jika ada niatan baik dari PT.Reliance Securities tbk untuk menyelesaikan permasalahan ini pihaknya memastikan tidak akan membawa masalah ini keranah hukum.
Pihak manajemen PT Realiance Securities tbk, Larasati yang dihubungi via telepon dari Jakarta mengatakan pihaknya tetap akan mengembalikan dana investasi dari Herry P Maulana tersebut.
"Saya sudah konfirmasikan kepada pak Herry untuk pembayarannya hari Selasa (22/3) karena memang kemarin masih ada penghitungan yang belum selesai dari audit pak," kata Larasati. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 5,2 Persen, Optimistis 6 Persen di 2026
-
Harga BBM SPBU Shell, Vivo, BP Serentak Turun, Ini Daftarnya
-
Dirut BSI Komitmen Terus Tingkatkan Pelayanan Nasabah di Tahun 2026
-
Penolakan Pembayaran Tunai, Wamendag Tegaskan Uang Cash Masih Berlaku di Pasar
-
Evaluasi Target Harga BUMI Usai Investor China Ramai Lego Saham Akhir 2025
-
Starbucks Masih Akan Tutup Tokonya di Tahun 2026, PHK Karyawan Mengintai
-
Menhub Catat 14,9 Juta Orang Naik Angkutan Umum Selama Nataru
-
Tak Sekadar Bisnis, Wook Group Dorong Pembangunan Sosial di Daerah Rawan Bencana
-
Purbaya Akui Suntikan Dana SAL Rp 276 Triliun ke Bank Belum Optimal ke Ekonomi
-
Update BBM Pertamina 1 Januari 2026: Harga Pertamax dan Dex Series Turun!