Suara.com - Kartu kredit virtual perbankan menjadi salah satu pendorong peningkatan transaksi online sekaligus solusi bagi konsumen belanja lewat internet untuk tetap bisa mendapatkan kemudahan.
"Tidak semua konsumen di dunia maya memiliki kartu kredit konvensional, sehingga kehadiran kartu kredit virtual menjadi solusi untuk tetap bisa mengakses transaksi online," kata Head Sales and Distributor for Out Region Bank CIMB Niaga Tony Tardjo pada acara "Untuk Bandung dari Hati", Kamis (7/4/2016).
Ia menyebutkan, kartu kredit virtual menjadi solusi sekaligus produk strategis untuk menangkap pasar. Ia menyebutkan Bank CIMB Niaga meluncurkan Octo Pay yakni layanan transaksi perbankan secara online berbasis aplikasi Facebook.
Produk kartu kredit virtual itu memberikan kemudahan belanja online yakni layanan nomor kartu virtual dari Master Card dengan pendebitan secara langsung dari rekening tabungan.
"Produk ini cocok bagi para remaja dan mahasiswa yang masih kesulitan mengakses kartu kredit karena mereka terkendala alamat domisili maupun bersyarataan lainnya," kata Tony.
Namun dengan kartu kredit virtual, mereka bisa melakukan transaksi dimana pendebetan dari buku tabungan masing-masing.
"Kami sudah meluncurkan produk kartu kredit virtual ini sejak 2015, dan saat ini penggunanya sebanyak 20 ribu," kata Tony.
Menurut dia, kehadiran kartu kredit virtual berbasis aplikasi media sosial itu cukup aman digunakan, selain itu memiliki keandalan. Transaksi belanja online sudah menjadi gaya hidup yang juga menjadi pasar strategis bagi bisnis perbankan.
Sementara itu layanan perbankan yang juga memberikan terobosan bagi konsumen online adalah rekening ponsel yakni layanan transaksi perbankan menggunakan nomor ponsel. Layaknya rekening tabungan, nomor ponsel penggunanya menjadi pengganti nomor rekening tabungan.
"Dalam setahun terakhir peminatnya terus meningkat dua kali lipat, tahun 2014 rekening ponsel di bank kami hanya 674 ribu account, meningkat pada 2015 menjadi 1,3 juta acount rekening ponsel," kata Tony Tardjo.
Hal senada juga diungkapkan oleh Regional Head CIMB Niaga Jawa Barat Verry Setiawan yang menyatakan produk-produk layanan terbaru yang menunjang gaya hidup dan kemudahan transaksi mendapat respon dari nasabah.
"Peningkatan pengetahuan tentang teknologi informasi masyarakat berbanding lurus dengan minat mereka untuk memanfaatkan kemudahan perbankan melalui smartphone. Salah satunya adalah dalam e-commerce," kata Verry Setiawan.
Ia menyebutkan, perbankan selain melakukan pengembangan bisnis juga wajib melakukan rangkaian kegiatan sosial dan edukasi produk-produknya yang terintegrasi. Sehingga kata dia masyarakat kian melek teknologi sekaligus memanfaatkan kemudahan untuk mengakses layanan perbankan.
Pihaknya menggelar program Untuk Bandung dari Hati yang digelar dalam bentuk kegiatan weekend market, community center serta pelatihan bagi para pelaku usaha kecil dan menengah. Kegiatan itu juga di gelar di Denpasar Bali. (Antara)
Berita Terkait
-
Media Sosial, Tren, dan Paylater: Kolaborasi "Epik" Gaya Hidup Konsumtif
-
Self-Reward atau Pelarian? Kenapa Belanja Online Sering Jadi "Obat" Stres Gen Z
-
Makin Mudah, Ini Keuntungan Belanja Fashion Premium Secara Online
-
Menambal Kebocoran Sistemis: Menakar Solusi Less Waste dari Hulu ke Hilir
-
Banyak Diskon, Mindset Less Waste Worth It untuk Jadi Rem saat Kalap?
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar
-
Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang
-
UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI
-
Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang
-
Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan
-
Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond
-
Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik
-
Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM
-
Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi
-
Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis