Suara.com - Gaji Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Taiwan, dibandingkan tenaga kerja migran dari negara lain, merupakan yang tertinggi di dunia dengan upah minimum sebesar 17.000 dolar Taiwan, atau setara Rp 6.915.727.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Tenaga Kerja, Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei, Devriel Sogia, saat menghadiri acara penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Global Workers Organization (GWO) Kamis petang.
"Gaji tenaga kerja Indonesia sejak tahun 1997 hanya 15.840 dolar Taiwan (sekitar Rp6.443.830), dan baru naik menjadi 17.000 dolar Taiwan sejak tahun 2015," kata Devriel Sogia.
Menurut Devriel yang berasal dari Kementerian Tenaga Kerja itu, upah minimum tersebut berhasil dinaikan setelah KDEI bersama beberapa kantor perwakilan negara-negara Asia lain bertemu beberapa waktu lalu untuk merundingkan hal tersebut dan mengajukannya ke pihak Taiwan.
Davriel menjelaskan, tenaga kerja Indonesia yang saat ini berjumlah 238.000 orang di Taiwan dikenal sebagai pekerja yang sangat disukai oleh penggunanya di pulau Formosa tersebut.
"Pekerja Indonesia dikenal setia, tekun dan tidak macam-macam karena buat mereka yang penting gaji dibayarkan tepat waktu, dan users (pengguna) di Taiwan tahu itu," kata Davriel.
Pada kesempatan tersebut Devriel juga mengimbau kepada para agen pengerah tenaga kerja Indonesia di tanah air untuk terus menyiapkan calon tenaga kerja yang akan dikirim ke luar negeri dengan berbagai keterampilan sesuai dengan kebutuhan di negara penempatan.
"Yang penting dipersiapkan juga adalah mental mereka agar tidak mengalami 'cultural shock' (keterkejutan budaya dan kebiasaan) di negara penempatan," Davriel menambahkan.
Davriel lebih lanjut mengatakan bahwa pihaknya kini terus mendatangkan 'ustadz-ustadz' dari tanah air untuk memberi pencerahan dan bimbingan mental bagi tenaga kerja Indonesia di Taiwan. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange
-
Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA
-
Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?
-
Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21
-
Anggota DPR Ingin Adanya Perubahan Polam Konsumsi Energi dari BBM ke EV
-
Emiten MPMX Cetak Laba Bersih Rp 462 M Sepanjang 2025
-
BPS Ungkap Penginapan Hotel Lesu di Februari 2026, Ini Penyebabnya
-
DJP Tebar Insentif, Denda Telat Lapor SPT Tahunan 2025 Dihapuskan Hingga 30 April
-
Perkuat Produksi Jagung Nasional, BULOG Dorong Panen dan Tanam Serentak di Blora
-
Pariwisata RI Kembali Bergairah Awal 2026, Didominasi Turis China