Suara.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan kecepatan internet di Jakarta masih lebih cepat dibandingkan di Thailand yaitu sekitar 10.5 megabyte per second.
"Tadinya itu kita di posisi nomor empat di bawah Thailand. Tapi sekarang peringkatnya sudah naik ke peringkat dua setelah Singapura," kata Rudi di acara Indonesia E-Commerce Summit and Expo di Indonesia Convention Exhibition, BSD, Tangerang, Rabu (27/4/2016).
Sedangkan untuk daerah di luar Jakarta secara umum, kecepatan download-nya masih 4-5 Mbps. Beberapa daerah di kawasan Timur Indonesia, seperti Maluku dan Papua, bahkan hanya 300 kilobyte per second, tertinggal lebih dari 20 kali lipat dibandingkan Jakarta.
Itu sebabnya, dalam beberapa tahun kedepan, pemerintah akan membangun jalan tol informasi agar tidak ada lagi gab antar wilayah.
"Kan ada jalan tol biar nebas macet, nah ini kita juga akan bangun jalan tol informasi yakni internet. Biar gab-nya itu berkurang. Jadi pemerintah mencanangkan pada 2019 semua daerah di Indonesia sudah terhubung internet. Karena bentar lagi 5G akan masuk ini harus cepat," katanya.
Selain itu, saat ini pemerintah juga tengah mendorong percepatan Proyek Palapa Ring dengan skema kerjasama Pemerintah Badan Usaha.
Pembangunan diharapkan selesai tahun 2018 sehingga mulai 1 Januari 2019, semua kota dan kabupaten terhubung broadband (pitalebar) dan menjadikan Indonesia sebagai Digital Nation.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026, Akses Tol MBZ Terapkan Buka Tutup, Ini Dampaknya bagi Pengendara
-
Harga Bitcoin Turun Akibat Ancaman Perang AS-Iran, Kembali ke Level 60 Ribu Dolar!
-
Harga Emas Lebaran Hari Ini Stabil di Pegadaian: UBS dan Galeri 24 Rp2,9 Jutaan
-
Data Lintas Batas RIAS Dibuka, OJK Waspadai Ketergantungan Asing
-
Minyak Dunia Memanas: Brent Tembus USD 112 di Tengah Eskalasi Perang Iran-AS
-
Ancaman 'Kiamat' Energi: Trump Beri Ultimatum, Guncang Pasokan Migas Dunia
-
OJK Resmi Bubarkan Dana Pensiun Jiwasraya, Bagaimana Hak Peserta?
-
Hutan Lestari Pertamina: Menenun Harmoni Alam, Menuai Kesejahteraan Masyarakat
-
Krisis Energi: Harga BBM Naik Ekstrem di Negara-negara Asia, Indonesia Waspada?
-
Dukung Perjalanan Finansial PMI, Bisnis Remitansi BRI Tumbuh 27,7% YoY Jelang Lebaran 2026