Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, hari ini, memanggil para menteri bidang ekonomi untuk rapat koordinasi menyangkut ketersediaan pangan menjelang hari raya Idul Fitri. Rapat berlangsung di kantor Kemenko Perekonomian, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
Rapat berlangsung selama tiga jam. Usai rapat, Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno mengatakan pembahasan tadi menyangkut arahan Presiden Joko Widodo agar harga kebutuhan bahan pokok, seperti bawang, daging dan beras dapat diturunkan menjelang Lebaran, mengingat sekarang sudah mulai naik terus.
"Ya tadi bahas arahan Pak Presiden. Kan minta harga bawang diturunkan, soalnya harga naik terus. Makanya kita sedang koordinasikan ini. Tapi penurunan ini juga jangan sampai merugikan petani," kata Rini.
Selain itu, kata Rini, besok Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian akan turun ke lapangan untuk mengecek perkembangan harga kebutuhan bahan pokok dan pasokannya.
"Jadi rapat dilanjutkan senin kalau sudah ada tinjauan ke lapangannya. Bulog juga akan turun untuk memantau," katanya.
Rapat dihadiri Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, Perum Bulog, Kementerian BUMN dan Badan Pusat Statistik.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN