Suara.com - Sebentar lagi, masyarakat Indonesia akan menyambut bulan Ramadhan. Biasanya, saat memasuki bulan suci, kebutuhan bahan pokok naik dan diperkirakan akan mengakibatkan inflasi.
Menghadapi kondisi itu, Kepala Badan Pusat Statistik Suryamin meminta pemerintah menjaga distribusi kebutuhan bahan pokok di masyarakat.
Jika pemerintah bisa menjamin distribusi, masyarakat akan tenang karena dapat menghemat anggaran belanja.
“Kalau soal kebutuhan bahan pokok ini hanya tergantung bagaimana distribusinya. Karena saat itu demand di masyarakat besar, jadi perlu ada pengendalian ya melalui distribusi itu. Akhirnya inflasi dapat dijaga dengan baik,” kata Suryamin di kantor BPS, Jakarta Pusat, Senin (2/5/2016).
Suryamin optimistis inflasi tahun ini dapat terjaga dengan baik dibandingkan dengan tahun lalu.
Pasalnya, memasuki Ramadhan tahun ini bertepatan dengan musim panen raya.
“Kalau dilihat bisa lebih baik inflasi tahun ini dibandingkan dengan tahun lalu. Sekarang kan harga-harga juga mulai mengalami penurunan. Penurunan ini harus dijaga sampai puasa nanti jadi inflasi bisa terjaga dengan baik,” kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris, Website PT Hotel Indonesia Natour Hilang
-
PLN Bakal Sulap 802 Km Tol Jasa Marga Jadi Ladang Energi Surya
-
Kasus Penipuan Keuangan Tembus 579 Ribu, Bank dan Fintech Diminta Beralih ke AI
-
Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8%, Ekonom: Belum Tentu Bikin Driver Lebih Sejahtera
-
Dugaan Cuci Uang Emas Ilegal Diusut, Modusnya Samarkan Hasil Tambang Tanpa Izin
-
Rekam Jejak Novel Bamukmin, Eks FPI yang Diisukan Jadi Komisaris BUMN
-
Rupiah Menguat, Tapi Masih Betah di Level Rp17.900 per Dolar AS
-
Harga Pertamax Harusnya Rp13.700, Ekonom: Ada Upaya Pertamina Pulihkan Margin
-
Purbaya Ngeluh Bawahannya Lelet Urus Aset Negara, Singgung Kasus BLBI
-
Nyaris 10.000 Karyawan Tokopedia Kena PHK Massal, Bermula dari Akusisi Tiktok