Suara.com - Kurs dolar AS menguat terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya di New York pada Kamis (Jumat pagi WIB), karena investor masih mencerna risalah Federal Reserve bersifat "hawkish" yang dirilis pekan ini.
Menurut risalah pertemuan Fed pada yang dirilis Rabu, para pejabat terbuka untuk kenaikan suku bunga pada Juni, jika perekonomian AS terus membaik.
"Sebagian besar peserta menilai bahwa jika data yang masuk konsisten dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi di kuartal kedua, kondisi pasar tenaga kerja terus menguat, dan inflasi membuat kemajuan menuju target dua persen, maka kemungkinan akan tepat bagi Komite (Pasar Terbuka Federal/FOMC) meningkatkan kisaran target untuk suku bunga federal funds pada Juni," menurut risalah. .
Risalah memicu spekulasi pasar bahwa bank sentral AS akan menaikkan suku bunga lebih dari satu kali pada tahun ini.
Di sisi ekonomi AS, pada pekan yang berakhir 14 Mei angka pendahuluan untuk klaim pengangguran awal disesuaikan secara musiman mencapai 278.000, turun 16.000 dari tingkat direvisi pekan sebelumnya, kata Departemen Tenaga Kerja, Kamis.
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,22 persen menjadi 95,286 pada akhir perdagangan.
Pada akhir perdagangan New York, euro jatuh menjadi 1,1200 dolar dari 1,1229 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,4619 dolar dari 1,4587 dolar. Dolar Australia turun ke 0,7224 dolar dari 0,7234 dolar.
Dolar dibeli 109,92 yen Jepang, lebih rendah dari 109,93 yen pada sesi sebelumnya. Dolar naik menjadi 0,9902 franc Swiss dari 0,9861 franc Swiss, dan beringsut naik ke 1,3087 dolar Kanada dari 1,2991 dolar Kanada. (Antara/Xinhua)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Antusiasme Tinggi, Waitlist Beta Bittime Flexible Futures Batch Pertama Gaet Ribuan Partisipan
-
Danantara Mau Beli Tanah Dekat Masjidil Haram, Jaraknya Hanya 600 Meter
-
Mari Elka Pangestu: Rasio Utang Indonesia Masih Terkendali
-
Bea Cukai Segel Toko Perhiasan Mewah Tiffany & Co, APEPI: Negara Hadir Lindungi Industri Lokal
-
Purbaya Pede Ekonomi Ekspansif hingga 2033: Indonesia Emas, Bukan Indonesia Suram
-
Purbaya Yakin Defisit APBN Bisa Turun Meski Pajak Tak Naik
-
Kepala BGN: Program MBG Diakui Jadi Program yang Bermanfaat
-
Survei: 77% Orang Indonesia Perkirakan Tetap Bekerja Saat Pensiun
-
Rosan Roeslani Lobi-lobi Moody's dan S&P Beri Rating ke Danantara
-
Luhut Sebut Prabowo Tak Bisa Diintervensi Terkait Evaluasi Izin Tambang Martabe