Suara.com - Saat ini, peluang memiliki usaha atau bisnis sendiri sudah semakin melebar. Lihat saja kini tengah marak pengusaha-pengusaha yang berbisnis dengan cara franchise atau waralaba. Bentuk gerainya mulai dari yang hanya menggunakan gerobak atau booth hingga berupa restoran atau kafe.
Waralaba atau franchise ini merupakan bentuk kerja sama pihak yang telah memiliki nama (brand) usaha tertentu dengan franchise atau pembeli hak waralaba. Dalam kerja sama ini, franchisee memiliki hak untuk menduplikasi nama produk, jenis produk, produksi dan strategi pemasaran.
Keuntungan bagi para pemula bisnis dengan cara waralaba ini adalah belajar memulai bisnis dengan menjalankan sistem yang telah berjalan dengan baik dan telah teruji keberhasilannya.
Masalah atau kendala utama yang sering muncul dalam bisnis waralaba ini adalah modal usaha. Modal yang dibutuhkan untuk memiliki bisnis ini terkadang cukup besar yang bisa mencapai jutaan hingga miliaran rupiah. Namun, seiring dengan perkembangan zaman saat ini, juga telah banyak bisnis waralaba lokal yang menawarkan paket bisnis dengan modal kecil tetapi memiliki potensi keuntungan cukup besar.
Lalu bagamaimana cara memilih bisnis waralaba yang murah dan menguntungkan ini? Berikut ulasannya.
1. Memilih jenis usaha dan sesuaikan dengan modal
Pemilihan jenis usaha waralaba ini penting, karena usaha yang akan kita mulai ini apakah sesuai dengan keinginan (passion) kita atau tidak. Jika memang telah sesuai, maka ke depannya kita tidak akan terlalu berat untuk menjalaninya. Selain itu, pilih jenis waralaba yang sudah memiliki nama dan citra produk yang baik di masyarakat (kredibilitas baik). Hal ini diperlukan karena kredibilitas atau citra produk dalam bisnis waralaba sangat berperan dalam menarik minat konsumen.
Sesuaikan waralaba dengan modal yang kita miliki. Apabila memang budget atau modal yang kita miliki tidak terlalu besar, kita dapat memulainya dari paket booth kecil waralaba yang sudah memiliki reputasi baik terlebih dahulu.
2. Mencari tahu informasi dan mengenali franchisor atau sang pemilik waralaba serta legalitas usaha waralaba
Dengan mengetahui reputasi bisnis, riwayat pemilik waralaba mengawali usaha serta jumlah cabang yang telah ada, kita akan bisa menilai apakah bisnis waralaba ini bisa bertahan atau tidak. Selain itu, dengan mengetahui cara franchisor memulai bisnis, kita bisa mendapat inspirasi dalam mengembangkan bisnis.
Dalam memilih jenis waralaba, bukan hanya produk yang memiliki kredibilitas dan citra yang baik, tetapi juga legalitas dan izin usaha tersebut harus jelas. Dengan demikian, produk yang dihasilkan dapat dipertanggungjawabkan dan risiko gulung tikar akibat tersangkut kasus hokum bisa diminimalkan.
3. Memilih lokasi yang tepat dan strategis untuk menjalankan bisnis
Pemilihan lokasi adalah hal yang sangat penting dalam menjalankan bisnis, karena lokasi yang strategis mampu mendatangkan konsumen lebih banyak. Dengan ramainya konsumen maka pendapatan atau omzet yang kita akan peroleh juga akan semakin besar.
Biasanya, lokasi strategis ini terdapat di tempat-tempat keramaian seperti kampus, pasar, perkantoran, pusat perbelanjaan, taman dan lain sebagainya.
Itulah beberapa tips memilih waralaba yang tepat agar bisnis waralaba yang kita jalankan dapat sukses dan berhasil. Sebab, kunci sukses dalam mengembangkan sebuah bisnis waralaba murah adalah pemilihan produk yang akan dipasarkan serta lokasi untuk memulai bisnis. Lokasi strategis akan membuat peluang pemasaran semakin tinggi dan jangkauan konsumen juga semakin luas.
Selain itu, keuletan dan kesabaran dalam mengelola bisnis juga merupakan hal yang tak kalah pentingnya.
Tag
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel
-
Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari
-
Purbaya Umumkan Defisit APBN Rp 164,4 Triliun per April 2026, Sentil Prediksi Ekonom
-
Ada Apa? Prabowo Paparkan APBN 2027 Besok Pagi, Bukan 16 Agustus
-
BUMN RI Mulai Ekspor Keahlian Energi Terbarukan ke Luar Negeri
-
Bio Farma Perkuat Ekosistem Halal demi Dongkrak Daya Saing Industri Kesehatan
-
Rupiah Anjlok, Bahlil: Doain BBM Subsidi Tak Naik Harga
-
Gelar Donor Darah, Solidaritas Sosial Jadi Wajah Budaya Kerja PNM
-
Komisi Gojek Turun Jadi 8 Persen, Driver Ojol Kini Kantongi 92 Persen Pendapatan
-
Pertamina dan ASRI Energi Edukasi Bangun Kesadaran Transisi Energi kepada Pelajar Jakarta