Perusahaan minyak Italia Eni, Senin (6/6/2016), mengatakan produksi minyak mentahnya telah dipangkas sebanyak 65.000 barel per hari menyusul serangan baru pada jaringan pipa di tenggara provinsi Bayelsa, Nigeria.
Dalam sebuah pernyataan elektronik, angka produksi minyak mentah yang disediakan oleh perusahaan induk Nigeria Agip Oil Company (NAOC) menunjukkan bahwa produsen minyak terbesar Afrika itu kehilangan sekitar 3,12 juta dolar AS dalam pendapatan per hari dari fasilitas yang dioperasikan oleh NAOC.
Serangan sebelumnya pada ladang minyak perusahaan pada 18 Mei dan 24 Mei telah mengakibatkan pernyataan "force majeure" yang menutup sekitar 5.200 barel dari dari pangsa produksi minyak Eni.
Serangan terbaru pada fasilitas minyak dan gas di Nigeria telah menyebabkan kekurangan, membawa turun produksi minyak negara Afrika Barat itu ke serendah 1,4 juta barel per hari.
Delta Niger Avengers, sebuah kelompok militan baru di Nigeria, telah mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap pipa minyak dan gas di wilayah kaya minyak negara itu.
Kelompok itu mengatakan serangan tersebut "sejalan dengan janji kami untuk semua perusahaan minyak internasional dan perusahaan-perusahaan minyak lokal bahwa produksi minyak Nigeria akan menjadi nol." Para militan baru-baru ini menolak pertemuan yang diadakan oleh pemerintah federal di Abuja, mengatakan mereka bersiap-siap untuk melakukan serangan yang akan "mengejutkan seluruh dunia." Operasi kelompok ini telah menjadi lebih berani dalam beberapa pekan terakhir, karena terus melumpuhkan produksi minyak Nigeria dengan harapan mencapai tujuannya mendirikan negara berdaulat bagi masyarakat Niger Delta. (Antara)
Berita Terkait
-
Eks Rider MotoGP Puji Aksi Veda Ega Pratama di Sirkuit Mugello: Balapan Sangat Kacau
-
Kevin De Bruyne Blak-blakan Kecewa dengan Antonio Conte
-
Veda Ega Pratama Finis Kedelapan di Moto3 GP Italia 2026
-
Marco Bezzecchi Menangi MotoGP Italia 2026, Raih Kemenangan Keempat Musim Ini
-
Rafael Benitez Tertarik Latih Timnas Italia, Sudah Pelajari Bahasanya
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
-
Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG
Terkini
-
Di tengah Ambruknya IHSG, Saham-saham Ini Layak Dilirik Karena Diburu Asing
-
BPS Ramal Produksi Padi dan Beras Nasional Turun 3 Bulan ke Depan
-
Transaksi Komoditas Berbasis Sawit Meledak 267%, Nilainya Tembus Rp3,83 Triliun dalam Sepekan
-
IHSG Bisa ke Level 5.700 Jika Terus Melemah Hari Ini
-
Eks Kepala BGN Diperiksa Kejagung, Punya Tunjangan Fantastis dan Fasilitas Setingkat Menteri
-
Sederet Penyebab IHSG Ambruk Hingga 5 Persen
-
Harga Minyak Dunia Melonjak saat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah
-
Dana IPO Mulai Terserap, Merdeka Gold Pacu Produksi Tambang Emas Pani
-
BTN Percepat Transformasi Ecosystem Banking untuk Dorong Pertumbuhan CASA dan Pendapatan Transaksi
-
IHSG Ambruk 4 Persen, Bank Mulai Jual Dolar Rp18.000