Menjelang H-1 hari raya Idul Fitri 2016, beberapa kebutuhan bahan pokok justru mengalami kenaikan yang sangat signifikan. Padahal, pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk menurunkan harga kebutuhan bahan pokok namun hal tersebut belum memberikan dampak yang positif.
Seperti yang terjadi di Pasar Cipete, Jakarta Selatan, dimana harga daging sapi mengalami kenaikan Rp20 ribu per kilogram dari Rp120 ribu per kilogram menjadi Rp140 ribu per kilogram.
Menurut Ilham, salah seorang pedagang daging sapi di Pasar Cipete, kenaikan harga daging sapi tersebut lantaran permintaan akan daging segar mengalami peningkatan. Dan kenaikan harga sudah terjadi di tingkat distributor.
"Kalau saya ikut dari distributornya aja mbak. Dari bos emang udah naik, ya mau nggak mau kita nikmat harganya juga. Emang kan udah biasa kalau menjelang lebaran ini pada naik, "kata Ilham saat berbincang dengan suara.com, Senin (4/7/2016).
Ia pun mengaku, kenaikan harga daging sapi pada Lebaran 2016 ini terbilang tidak terlalu banyak jika dibandingkan lebaran sebelumnya yang bisa mencapai Rp160 ribu per kilogram.
"Kalau tahun lalu naiknya itu bisa sampai Rp30 sampai Rp35 ribu loh. Ini masih mendingan lah kalau dibandingkan tahun lalu, " tegasnya.
Kenaikan juga terjadi pada daging ayam ras yang mengalami kenaikan Rp15 ribu-Rp20 ribu per ekor.
"Biasanya kita jual itu Rp35 ribu per ekor, sekarang bisa Rp45 ribu - Rp50 ribu per kilogram. Soalnya ini kan kebutuhan saat Lebaran pasti naik harganya," kata Maulana.
Kendati demikian, ia mengaku bahwa pasokan daging ayam dari distributor tidak mengalami kendala. Pihaknya memperkirakan, kenaikan harga daging ayam ini akan bertahan hingga H+7 Lebaran.
"Biasanya sih kalau setelah lebaran masih segini harganya. Kalau ikut pola tahun lalu ya. Soalnya kebutuhan masih banyak, permintaannya juga. Kalau dari distributor belum turun ya mau nggak mau," katanya.
Berita Terkait
-
Jelang Idul Fitri, Harga Daging Sapi di Sejumlah Daerah Meroket
-
Idul Fitri Makin Dekat, Harga Daging Sapi Tetap Tinggi
-
Kemensos Siap Distribusikan Hibah Daging Sapi ke Warga Miskin
-
Bea Cukai Hibahkan 21,8 Ton Daging Sapi Ilegal ke Masyarakat
-
Jokowi Dinilai Salah Info Soal Harga Daging di Negara Tetangga
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci
-
Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan
-
Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat
-
Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun
-
Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026
-
Ukuran Tabung CNG 3 Kg Diprediksi Lebih Besar dan Berat dari LPG 12 Kg
-
BRILink Agen Tembus 1,18 Juta per Maret 2026, Jangkau Lebih dari 80% Desa di Indonesia
-
Purbaya Sebut KEK Finansial di Bali Bakal Mirip Dubai, Tak Akan Tarik Pajak
-
MinyaKita Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 22.000
-
Pengamat: Industri Baja RI Terancam Kehilangan Pelanggan