Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan menghibahkan sebanyak 21,8 ton daging sapi untuk masyarakat yang berada di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.
Daging tersebut merupakan Barang Milik Negara (BMN) yang berasal dari cegahan importasi dari Australia yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dengan potensi kerugian negara sebesar Rp939 juta.
"Kebutuhan daging sapi saat Idul Fitri ini kan banyak, makanya daging impor ilegal ini kan nggak punya kuota dan melanggar administrasi. Jadi lebih baik dihibahkan saja," kata Bambang di Pelabuha Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (30/6/2016).
Bambang menjelaskan, daging tersebut terdiri dari 14,4 ton frozen boneless beef trimmings atau dikenal dengan tetelan, 5,6 ton beef offal 'a' neck bones, dan 1,8 ton bone in beef tendon.
Pihaknya juga menjamin, bahwa daging sapi yang dihibahkan kepada masyarakat terjamin kualitas dan kesehatannya. Dan menurutnya, daging sapi sebanyak 21,8 ton tersebut juga sudah mendapatkan sertifikat halal sehingga aman untuk dikonsumsi bagi mereka yang muslim.
"Kami sudah dapat surat dari Karatina Kementerian Pertanian daging yang akan dihibahkan sudah bisa dinyatakan status layak konsumsi, higienis, dan sudah mendapatkan label halal dari negara asal. Artinya layak untuk dikonsumsi," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok