Salah satu lembaga keprofesian Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Lembaga Pariwisata dan Pecinta Alam Mahasiswa Islam (LEPPAMI) siap mendukung pemerintah dalam menebar pesona Wonderful Indonesia untuk menggaet wisatawan agar berkunjung ke Indonesia. Kehadiran LEPPAMI siap bersinergi dengan multi stakeholders untuk mewujudkan visi kemandirian ekonomi lewat destinasi pariwisata Indonesia sebagaimana visi pemerintahan Jokowi-JK.
Direktur LEPPAMI Cabang Malang, M. Ma’aruf mengatakan, sebagai lembaga keprofesian yang lahir pada Kongres HMI ke-29 November 2015 lalu, LEPPAMI saat ini sedang mempersiapkan Musyawarah Nasional (Munas) I yang insyaallah akan diselenggarakan di Kota Batu, Malang Raya, Jawa Timur.
“Lewat Munas mendatang, LEPPAMI akan merumuskan pondasi organisasi pada 2-6 Agustus 2016 di Batu,” kata Ma’aruf di Malang, Minggu (17/7/2016).
Menurutnya, pemilihan Kota Batu sebagai tuan rumah mengingat potensi pariwisatanya mendukung. Malang itu lanjutnya, eksotik, indah, banyak alam terbuka, yang sangat mendukung Malang sebagai salah satu destinasi pariwisata di Indonesia.
Mengenai kesiapan panitia pelaksana Munas I LEPPAMI, Ma’aruf mengaku optimis dengan kesiapan panitia yang hampir 90 persen sudah siap.
"Kami siap-siap saja, panitia lokal sudah berjalan dengan maksimal, dan saya pastikan tidak akan mengecewakan peserta dari cabang lain. Bahkan kami siap melayani peserta yang ingin melihat potensi wisata di Malang dan sekitarnya,” ujar mahasiswa semester akhir Sosiologi FISIP UMM itu.
Lebih lanjut dikatakan Ma’aruf, Munas I LEPPAMI akan dihadiri oleh peserta cabang LEPPAMI se Indonesia. “Ada 20-an cabang LEPPAMI yang sudah konfirmasi akan hadir di Kota batu,” ujarnya.
Sebagai lemabag yang bergerak di sektor pariwisata dan pecinta alam, Ma’aruf mengklaim LEPPAMI yang kualitas SDM-nya cukup kompeten dan berpengalaman, siap bersinergi dengan para pemangku kepentingan baik perorangan, swasta, dan pemerintah untuk sama-sama mewujudkan visi kemandirian ekonomi melalui program Wonderful Indonesia.
“LEPPAMI akan gandeng Kementerian Pariwisata, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan juga, termasuk Pemda/Pemkot Malang, dan Pemkot Batu. Kami juga akan menggandeng DPR RI yang membidangi sektor pariwisata. Semoga niat baik kami terwujud,” pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran
-
Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?
-
Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global
-
Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!
-
HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati
-
Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia
-
Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!
-
Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah
-
Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?
-
Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari