Suara.com - Tiga indeks utama Wall Street ditutup di rekor tertinggi pada Kamis (11/8/2016) atau Jumat pagi waktu Indonesia untuk pertama kalinya sejak 1999, karena lonjakan harga minyak dan laba yang kuat dari toserba Macy's dan Kohl's.
Ini adalah pertama kalinya sejak 31 Desember 1999 bahwa indeks S&P 500, Dow Jones Industrial Average dan Nasdaq ditutup pada rekor tertinggi pada hari yang sama, menurut Bespoke Investment Group.
Minyak mentah melonjak hingga 5persen karena komentar dari menteri perminyakan Saudi tentang kemungkinan tindakan untuk menstabilkan harga, dan Badan Energi Internasional (IEA) memperkirakan bahwa pasar minyak mentah akan kembali 'normal' dalam beberapa bulan ke depan.
Indeks energi S&P menguat 1,3 persen, membuatnya menjadi pencetak keuntungan teratas (top gainers) di antara 10 sektor utama, dipimpin oleh kenaikan 1,26 persen pada saham Chevron.
Saham Macy's melonjak 17,09 persen, menandai hari terbaik untuk operator toko serba ada (department store) itu dalam hampir delapan tahun, setelah melaporkan penurunan lebih kecil dari perkiraan dalam penjualan triwulanan dan mengatakan akan menutup 100 toko.
Saham Kohl's juga naik tajam 16,17 persen setelah laba kuartalannya lebih baik dari yang diperkirakan. J.C. Penney, yang melaporkan laba pada Jumat, juga melonjak 8,63 persen.
Sebuah reli pasar saham sejak akhir Juni telah mendorong indeks S&P 500 naik 7,00 persen pada 2016, dibantu oleh laba kuartalan yang lebih baik dari perkiraan dan suku bunga rendah, namun beberapa investor mengkhawatirkan tentang valuasi tinggi.
Mengalahkan rekor tinggi sebelumnya dari Jumat lalu, S&P 500 dibanderol pada sekitar 17 kali laba yang diharapkan, dibandingkan dengan rata-rata 10 tahun sebanyak 14 kali perkiraan laba, menurut data Thomson Reuters.
"Saya sedikit terkejut melihat kami mencapai rekor tertinggi lagi," kata Randy Frederick, direktur perdagangan dan derivatif untuk Charles Schwab di Austin. "Kami berada di puncak dan kita akan bergerak menyamping untuk sementara waktu."
Data ekonomi kuat AS juga membantu pada Kamis, dengan laporan yang menunjukkan jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran jatuh menjadi 266.000 dari 269.000 minggu sebelumnya.
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,64 persen menjadi berakhir di 18.613,52, indeks S&P 500 bertambah 0,47 persen menjadi ditutup pada 2.185,79, dan indeks komposit Nasdaq menambahkan 0,46 persen menjadi 5.228,40.
Sementara Dow dan S&P 500 telah mencapai rekor tertinggi secara tandem dalam beberapa tahun terakhir, Nasdaq naik ke tertingi 15 tahun tanpa mencapai tertinggi baru sebelum 2015. Nasdaq melampaui rekor penutupan tertinggi 2015-nya pada Jumat lalu.
Dalam perdagangan lambat, sekitar 5,98 miliar saham berpindah tangan di bursa saham AS, dibandingkan dengan 6,43 miliar rata-rata harian selama 20 sesi terakhir.
Alibaba naik 5,08 persen setelah perusahaan e-commerce Tiongkok itu membukukan lonjakan 59 persen dalam pendapatan kuartalannya. (Antara)
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG
-
Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.774.000/Gram Hari Ini, Saatnya Beli?
-
IHSG Diproyeksi Menguat Lagi, Investor Bisa Cermati Saham-saham Ini
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
Terkini
-
Purbaya Benar Usai Kepala MBG Dadan Dicopot Prabowo: Memang Ada Kelemahan Sana Sini!
-
Kejagung Geledah Kantor Pusat BGN Usai Dadan Dicopot Prabowo, IHSG Langsung Anjlok Parah
-
Rupiah Tembus ke Rp17.910 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Asia Terlemah Pagi Ini
-
Kadin Wanti-wanti Manajemen DSI, Fase Awal Operasi Sangat Krusial
-
IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini, Masih di Level 6.100-an
-
Bank Indonesia Optimistis Inflasi Terkendali, Apa Buktinya?
-
Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.774.000/Gram Hari Ini, Saatnya Beli?
-
Fitch Ratings Proyeksi Profitabilitas ARTO dengan Dukungan Ekosistem GOTO
-
Tinggalkan Perang Bunga, BTN Kini Kejar CASA Lewat Ecosystem Banking
-
Harga Emas di Pegadaian Turun Semua Hari Ini, Cek Daftarnya di Sini!