Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat peningkatan total klaim dan manfaat industri asuransi jiwa di Indonesia. Capain ini menunjukkan komitmen industri asuransi jiwa untuk memberikan pelayanan baik kepada nasabahnya.
"Pada kuartal II 2016, total klaim dan manfaat yang dibayarkan industri asuransi jiwa sebesar Rp44,7 triliun atau meningkat 3,6 persen dari Rp43,16 triliun yang dibayarkan di kuartal II 2015," kata Ketua Bidang Regulasi dan Best Practice AAJI, Maryoso Sumaryono dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (10/10/2016).
Capaian ini, menurut Mayoso, menunjukkan industri asuransi jiwa berkomitmen untuk memenuhi pembayaran klaim kepada para nasabah. Dari angka tersebut, klaim kesehatan (medical), akhir kontrak, dan meninggal dunia sebagai berikut:
- Klaim kesehatan (medical) meningkat 27,9 persen menjadi Rp5,17 triliun dari Rp4,04 triliun yang dibayarkan pada kuartal II 2015.
- Klaim akhir kontrak meningkat 18,2 persen menjadi Rp4,58 triliun dari Rp3,88 triliun pada kuartal II 2015.
- Klaim meninggal dunia meningkat 17,3 persen menjadi Rp4,09 triliun dari Rp3,49 triliun pada kuartal II 2015.
Maryoso menambahkan bahwa melindungi diri dari risiko terhadap kesehatan sangat penting dalam menjalani hidup. Apabila risiko kesehatan terjadi, maka berbagai rencana dan tujuan keuangan dapat terganggu. "Sangat penting bagi kita memiliki perlindungan keuangan terhadap risiko kesehatan," ujar Maryoso.
Selain klaim kesehatan, klaim akhir kontrak, dan klaim meninggal dunia meningkat, angka klaim partial withdrawal atau penarikan sebagian menunjukkan penurunan sebesar -40,4 persen menjadi Rp6,37 triliun, dari sebelumnya yang Rp10,69 triliun. "Penurunan angka tersebut menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berasuransi dan berinvestasi dalam jangka panjang. Demi terwujudnya tujuang-tujuan keuangan di masa depan," tutup Maryoso.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN