Pada hari Senin (31/10/2016) PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa dan dihadiri oleh pemegang saham mewakili 76,55 persen dari seluruh jumlah saham yang dikeluarkan.
Melalui RUPSLB tersebut, Pemegang Saham telah menyetujui dan mengesahkan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.32/POJK.04/2015 tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka dengan memberikan Hak Memesan Efek terlebih Dahulu (Right Issue).
Perseroan berencana untuk menerbitkan saham baru dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (Penawaran Umum Terbatas V), dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 17.937.712.419 saham seri B dengan nilai nominal Rp. 18,- dan harga penawaran sebesar Rp 18,35 per saham. Proceed yang akan dihasilkan sebanyak-banyaknya Rp.329.157.022.887,- termasuk konversi hak tagih kepada Perseroan yang akan dikompensasikan sebagai setoran saham adalah sebanyak-banyaknya Rp 88.572.217.590,-berupa pinjaman dari pihak berelasi yaitu Green Resources International Ltd (“GRIL”) yang belum seluruhnya terkompensasi pada pelaksanaan PUT IV yang lalu.
Pada RUPSLB tersebut juga memutuskan perubahan Dewan Komisaris dan Direksi. Sehingga susunan Dewan Komisaris dan Direksi BRI setelah dilaksanakannya Fit and Proper Test adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris :
- Ibu Ivy Santoso sebagai Komisaris Utama (merangkap Komisaris Independen)
- Bpk. M.Badruszaman sebagai Komisaris Independen
- Bpk. Asmudji Harmani W. sebagai Komisaris
- Bpk. Zulkarnain sebagai Komisaris Independen
- Bpk. Ranta Soeharta sebagai Komisaris*)
Direksi :
- Bpk.Heru Sukanto sebagai Direktur Utama
- Bpk. Fahmi Bagus Mahesa sebagai Direktur
- Bpk. Taufik Hakim sebagai Direktur Independen
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Jebloknya Rupiah Jadi Sorotan Media Asing, Sebut Mata Uang Paling Buruk
-
Investor Waspada! IHSG Bisa Menuju ke Level 5.500
-
IHSG Ambruk 4,11 Persen, Purbaya Sebut Rumor Downgrade Rating Indonesia Picu Kepanikan Pasar
-
Rupiah Jebol Rp18.000, Dunia Usaha Kian Tercekik Biaya Produksi
-
Wujud Swasembada Energi, Komisaris Pertamina Apresiasi Program TJSL Uma Palak Lestari di Denpasar
-
3 Cara Cek Kurs Rupiah ke Dolar, Bisa Dipantau Setiap Hari dari HP
-
Komitmen Pengurangan Emisi, BTN Perluas Program Bayar Angsuraanmu dengan Sampahmu hingga ke Kudus
-
Sentimen Damai Timur Tengah dan Pembatasan Wewenang Trump Redam Harga Minyak
-
Kabar Baik untuk Emak-Emak! Harga Cabai dan Bawang Merah Turun, Ini Daftar Lengkapnya
-
Rupiah Resmi Masuk Jurang ke Level Rp18.010 per Dolar AS, Pasar Menanti Langkah Bank Indonesia