Calon Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Jakarta Raya (HIPMI JAYA), Afifuddin Suhaeli Kalla menilai potensi ekonomi kreatif sangat besar. Hal ini terlihat dari kreativitas generasi muda di Jakarta yang mulai gencar membangun bisnis-bisnis kreatif mulai dari bidang kuliner, fashion, film, dan lain sebagainya.
Afi mengatakan dirinya ingin mendorong semangat berwirausaha di kalangan muda dan mendukung bisnis kreatif para pengusaha pemula. Ia akan mendorong kredit yang mudah dan murah untuk para pengusaha pemula.
“Industri kreatif di Ibu Kota semakin maju dari tahun ke tahun. Hal ini karena mulai banyak generasi muda yang membangun bisnis-bisnis kreatif dan berani berinovasi. Untuk itu, saya dan teman-teman HIPMI akan terus mendukung kreativitas para pengusaha pemula dengan mendorong kredit mudah dan murah. Jika itu terjadi maka akan banyak tumbuh jumlah pengusaha muda," ujar Afi saat memaparkan visi misi di posko pemenangannya, Jakarta, Senin (31/10/2016).
Ketua Umum Badan Pengurus Cabang HIPMI Jakarta Timur ini menambahkan, dirinya memiliki misi untuk mengembangkan industri kreatif Jakarta hingga bisa menjangkau pasar yang lebih luas bahkan hingga tingkat internasional. Salah satu caranya adalah dengan teknologi digital.
“Teknologi digital dan sosial media telah mengubah banyak hal dalam dunia pemasaran bisnis. Sudah banyak contoh-contoh pengusaha yang berhasil lewat pemasaran digital,” ungkap keponakan Jusuf Kalla itu.
Selanjutnya, CEO Bukaka Energy itu menyebutkan, di era pasar bebas seperti saat ini aroma persaingan akan semakin terasa untuk itu, ia mengimbau kepada pengusaha-pengusaha muda untuk dapat lebih bekerja keras, dan lebih kreatif dalam membuat suatu ide.
“Jakarta memiliki banyak pengusaha dan calon-calon pengusaha besar. Asalkan tetap adanya iklim investasi yang kondusif dan mendukung pengusaha maka pelaku ekonomi kreatif pasti akan semakin besar ditambah dengan terus berinovasi agar tidak kalah saing,” paparnya.
Lebih lanjut Afi menyatakan dirinya siap membawa HIPMI Jakarta untuk lebih maju dan fokus terhadap pengusaha pemula yang baru merintis usaha agar bisa berkembang dan setara dengan pebisnis-pebisnis senior.
“Insya Allah jika diamanatkan menjadi Ketua Umum HIPMI Jaya, maka saya dan teman-teman akan terus berupaya untuk membawa HIPMI Jaya kearah yang lebih baik, dan lebih maju melalui peningkatan kompetensi kewirausahaan. Selain itu, kami terus kobarkan semangat sinergi dan kolaborasi antar sesama anggota, dan juga pemerintah terkait," tutup Afi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026