Suara.com - Produksi minyak mentah Amerika Serikat naik menjadi 9,42 juta barel per hari pada 2015, tingkat tertinggi sejak 1972. Informasi ini dikemukakan oleh Badan Informasi Energi Amerika Serikat (EIA) pada Senin (7/11/2016).
Menurut EIA, produksi minyak mentah AS meningkat pada 2015 untuk tahun ketujuh berturut-turut, sementara harga minyak yang lebih rendah telah menghentikan laju pertumbuhan sejak April tahun lalu.
Meskipun produksi tahunan untuk 2015 meningkat, produksi minyak mentah bulanan AS telah menurun sejak April 2015, kata EIA.
Harga minyak yang lebih rendah menyebabkan kegiatan pengembangan lebih lambat dan produksi jatuh dari 9,63 juta barel per hari pada April 2015 menjadi 8,74 juta barel per hari pada Agustus 2016, menurut EIA.
EIA juga mengatakan, kenaikan produksi tertinggi terjadi di Texas, Teluk Meksiko dan Dakota Utara pada 2015, meyumbang 77 persen dari total peningkatan AS. (Antara)
Berita Terkait
-
Cadangan Minyak Indonesia Anjlok Akibat Tata Kelola Buruk
-
Dampak Finansial Pertamina Semester I 2016 1,08 Miliar Dolar AS
-
Produksi Migas Pertamina hingga Juli Capai 640 Ribu BOEPD
-
CPP Gundih Pertamina EP Potensi Menambah DBH Kabupaten Blora
-
Pertamina EP Agresif Tingkatkan Pencarian Cadangan Baru di Tuban
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN