Suara.com - Pada perdagangan sepekan yang lalu (21 — 25 November 2016), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 48,01 poin (-0,93 persen) ke level 5.122,10. Pada perdagangan pekan lalu sektor yang menguat diantaranya Pertambangan (+5,86 persen), Perkebunan (+3,58 persen) dan Industri Dasar (+0,08 persen).
"Sementara, sektor yang melemah pada perdagangan pekan lalu diantaranya Keuangan (-3,12 persen), Aneka Industri (-2,48 persen) dan Infrastruktur (-1,87 persen)," kata Analys Recapital Securities, Adi Kiswoyo Joe, dalam keterangan resmi, Senin (28/11/2016).
Pelemahan indeks masih disebabkan oleh sentimen negatif dari melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS seiring adanya kemungkinan the Fed akan menaikkan suku bunga acuannya pada akhir tahun.
Di Bursa Amerika (AS) perdagangan sepekan yang lalu (21 — 25 November 2016) bergerak naik. Indeks Dow Jones naik 284,21 poin (+1,51 persen) ke 19.152,14, S&P 500 naik 31,45 poin (+1,44 persen) ke 2.213,35 dan Nasdaq 100 naik 77,41 poin (+1,45 persen) ke 5.398,92.
Bursa Amerika ditutup naik dipicu oleh penguatan saham-saham berbasis teknologi dan utilitas.
Sementara itu, bursa Eropa pada perdagangan pekan lalu bergerak naik. FTSE 100 menguat 64,98 poin (+0,96%) ke 6.840,75 dan Euro Stoxx 50 naik 27,55 poin (+0,91%) ke 3.048,38. Penguatan bursa Eropa dipicu oleh penguatan saham-saham berbasis kesehatan.
"Secara teknikal, selama seminggu ke depan kami memprediksi IHSG akan bergerak menguat dikisaran 5.043 — 5.165," tutup Adi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri