Penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Kementerian Keuangan dengan Tentara Nasional Indonesia ini dilakukan Menteri Keuangan bersama Panglima TNI berada di Markas Besar TNI di Cilangkap, Jakarta, Senin (16/1/2017) yang bertepatan dengan acara RAPIM TNI Tahun 2017. Wujud nyata dari kerja sama ini adalah diharapkan TNI ikut berperan serta membantu mengawasi mengamankan pajak – pajak negara terutama juga dalam urusan untuk membantu pemasukan APBN.
Sebelum dilakukan penandatangan, Ibu Sri Mulyani berkesempatan memberikan paparannya tentang Pengelolaan Ekonomi dan Keuangan Negara dalam APBN dihadapan para perwira tinggi TNI.
“Militer, parpol, elit, dan birokrat menjadi institusi penting menjadi pilar suatu negara,” kata beliau menekankan pentingnya peran serta militer untuk membangun suatu negara.
“Harusnya kita bisa mendapatkan 15 persen dari potensi penerimaan pajak yang sekarang ada baru 11 persen yang artinya ada selisih 4 persen yang harus kita kejar,” kata Sri Mulyani menekankan salah satu tujuan kerja sama untuk mengejar target potensial penerimaan pajak.
Di samping itu tidak lupa fungsi pengawasan juga karena banyak wilayah di Indonesia terdapat celah ataupun jalan – jalan tikus untuk pintu masuknya barang – barang ilegal terutama di daerah perbatasan laut. "Dengan adanya kerjasama ini dengan bantuan TNI bisa membantu mengakomodir daerah – daerah tersebut," pungkas Sri Mulyani.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi
-
PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026
-
Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina
-
Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026
-
Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen
-
Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026
-
Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan
-
Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya
-
RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok
-
Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan