Pelayanan pajak di kantor KPP Pratama Jakarta Menteng Dua, Jakarta, Rabu (7/12). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan saat ini tengah berusaha untuk memperluas objek pajak.
Hal ini dilakukan untuk mendongkrak penerimaan pajak. Salah satu objek pajak yang akan disasar oleh pemerintah adalah pajak Artis sosial media dan tol.
"Sosmed (objek pajak baru) kita sedang buat konsep pajak yang tidak akan menyusahkan. Penerimaan dari objek baru merupakan kunci meningkatkan ekonomi," kata Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengawasan Pajak Suryo Utomo di Kantor Ditjen Pajak Kementerian Keuangan, Jakarta Selatan, Selasa (17/1/2017).
Ia pun menegaskan, pemerintah tidak akan mempersulit para Artis media sosial dalam menjalankan bisnisnya dengan adanya pengenaan pajak.
Menurutnya,dengan adanya pengenaan pajak ini bertujuan untuk membangun perekonomian di Indonesia lebih baik lagi.
Pasalnya, potensi pajak media sosial ini sangat besar, sehingga pemerintah perlu memperluas basis data pajak untuk meningkatkan kepatuhan perpajakan di Indonesia.
"Kami tidak akan mempersulit bisnis mereka. Ini hanya untuk membangkitkan perekonomian di Indonesia. Kami terus mendukung apa yang mereka (artis sosmed) yang mereka lakukan selagi berjalan sesuai aturan," tegasnya.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis