Anggota Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun mengatakan penerimaan pajak tahun 2015-2016 hanya berkisar 80 persen dari target yang telah dicanangkan. Mengingat selama ini realisasi penerimaan pajak bisa mencapai 90 persen. Kalau bicara dalam 10 tahun terakhir, inilah yang terendah.
“Ini pertama kali, persentase paling rendah pada tahun 2015-2016 terakhir penerimaan pajak kalau berbicara 10 tahun terakhir,” ujar Misbakhun pada rapat dengar pendapat Komisi XI DPR bersama Dirjen Pajak Kementerian Keuangan di Gedung DPR RI, Senayan, Selasa (17/1/2017).
Penerimaan pajak yang tidak mencapai 90 persen ini menurut Misbakhun bisa menjadi momentum evaluasi bagi kinerja Direktorat Jendral Pajak (DJP) Kementerian Keuangan. Menurutnya, kinerja penerimaan negara jangan sampai bekerja di luar jalur yang diinginkan Presiden Joko Widodo.
Salah satu evaluasi yang menurut Misbakhun penting untuk dilakukan terkait penerimaan negara adalah menjadikan institusi penerimaan negara lebih independen dengan cara menjadi badan di bawah presiden.
"Sebenarnya kalau menurut saya penentuan politik akhir yang menentukan, yaitu menjadi badan," ujar Misbakhun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab
-
Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes
-
Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik
-
Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran
-
Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026
-
285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret
-
LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas
-
Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat