Suara.com - Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal Thomas Trikasih Lembong melaporkan realisasi investasi sepanjang 2016 sebesar Rp618 triliun. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan periode yang sama sebelumnya Rp545, triliun.
Thomas menjelaskan realisasi investasi sepanjang 2016 tersebut mayoritas investasi sepanjang tahun 2016 adalah proyek-proyek baru atau sekitar 75 persen.
" 24,5 persen merupakan proyek perluasan. Ini sebuah pertumbuhan yang sangat baik, meski kondisi perekonomian global tengah mengalami perlambatan," katanya di kantor BKPM, Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2017).
Tom mengatakan dengan pertumbuhan investasi di dalam negeri, jumlah lapangan pekerjaan pun bertambah. Hal ini dibuktikan dengan penyerapan tenaga kerja sepanjang 2016 mencapai 1,4 juta berkat investasi baru.
"Ini sejalan dengan penciptaan lapangan kerja yang ditargetkan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk menciptakan dua juta lapangan kerja per tahunnya,” ujarnya.
Menurut Tom angka tersebut itu belum termasuk kontribusi dari badan usaha milik negara maupun sektor-sektor yang tidak tercatat di BKPM seperti finansial dan minyak dan gas. Optimisme itu berdasarkan penciptaan lapangan kerja yang dicatatkan dalam periode Januari-September 2016 yang telah menyerap 958 ribu tenaga kerja Indonesia langsung
"Lapangan kerja baru tersebut diciptakan oleh 21.843 proyek dengan total realisasi investasi sebesar Rp453,4 triliun atau 76,2 persen dari target realisasi investasi sepanjang 2016," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Jakarta Geser Jabar, Serap Investasi Rp78,7 Triliun di Triwulan I 2026
-
Baru 24,4 Persen, Realisasi Investasi Awal 2026 Sentuh Rp498,8 Triliun
-
Proyek Bioetanol Lampung Memasuki Tahap Baru
-
BKPM Permudah Izin KKPR Darat bagi Usaha Mikro
-
Keputusan Pengambilan Tambang Martabe Milik Agincourt Berada di Tangan Prabowo
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik
-
Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!
-
Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float
-
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum