Bank Mandiri Taspen Pos (Mantap) mencatat realisasi kredit yang melonjak signifikan mencapai Rp4,92 triliun atau naik 164,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Direktur Utama Bank Mantap Nixon LP Napitupulu di Denpasar, Senin (30/1/2017) mengatakan peningkatan realisasi itu sebagian besar untuk penyaluran kredit pensiunan sebesar Rp2,74 triliun atau 217 persen.
"Sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar Rp50,67 miliar atau naik 125 persen dari periode tahun sebelumnya," ucapnya.
Tahun 2017 bank bentukan tiga BUMN (Bank Mandiri, PT Taspen dan PT Pos) itu mengharapkan pertumbuhan kredit lebih tinggi terutama disokong kredit sektor riil.
Sektor mikro dan ritel selama tahun 2016, lanjut Nixon, tumbuh sekitar 30 persen berkisar Rp1,5 triliun dan tahun 2017 diharapkan tumbuh hingga mencapai Rp5 triliun.
Ia mengharapkan proyek-proyek pemerintah dapat mendorong pertumbuhan sektor riil mengingat perlambatan sektor properti masih menunjukkan dampak di berbagai sektor seperti sektor riil tersebut.
Meski demikian, tingkat kredit bermasalah di bank yang baru berusia dua tahun itu mencapai 0,43 persen dan diklaim salah satu yang terkecil di Indonesia.
Di Bali, lanjut Nixon, memiliki pangsa pasar yang paling kuat jika dibandingkan daerah lainnya di Indonesia.
Meski demikian pertumbuhan paling tinggi itu terjadi di Sumatera dan Jawa mengingat di daerah tersebut masih terdapat ruang yang besar untuk digarap Bank Mantap.
"Memang kompetisi di Sumatera lebih ringan dibandingkan di Jawa. Bali tumbuh paling bagus tetapi dari potensi yang ada, lebih besar di Sumatera," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
-
Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM
-
Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal
-
418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia
-
Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan
-
Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya
-
Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak
-
Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun
-
Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor
-
Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok