Suara.com - Kurs dolar AS sedikit menguat terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada Senin (6/2/2017) waktu setempat atau Selasa (7/2/2017) pagi WIB. Penguatan ini terjadi di tengah kekhawatiran atas ketidakpastian politik di Eropa menjelang pemilihan umum.
Para analis mengatakan investor sebagian besar fokus pada situasi politik di Prancis. Pemimpin partai Front Nasional Marine Le Pen yang meluncurkan kampanye presidennya akhir-akhir ini mengecam globalisasi dan berjanji menghapus Prancis dari zona euro.
Tidak ada laporan ekonomi utama yang dirilis pada Senin.
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,04 persen menjadi 99,912 pada akhir perdagangan Senin.
Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,0748 dolar dari 1,0766 dolar di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2479 dolar dari 1,2481 dolar AS di sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7659 dolar dari 0,7675 dolar.
Dolar AS dibeli 111,73 yen Jepang, lebih rendah dari 112,97 yen pada sesi sebelumnya. Dolar jatuh menjadi 0,9910 franc Swiss dari 0,9938 franc Swiss, dan naik tipis menjadi 1,3092 dolar Kanada dari 1,3028 dolar Kanada. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
Terkini
-
Daftar Saham Buyback Januari-April 2026, Emiten Konglomerat Diborong
-
Awal Februari, Harga Beras dan Cabai Rawit Kompak 'Nanjak'
-
Konsumsi Rumah Tangga Jadi 'Penyelamat' Ekonomi RI Sepanjang 2025
-
Tensi AS - Iran Mereda, Harga Minyak Dunia Terkoreksi ke 68 Dolar AS
-
BPS: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11 Persen Sepanjang 2025
-
Stok Emas Fisik Pegadaian Menipis, Antrean Cetak Mengular
-
Prabowo Lantik Wamenkeu Baru Sore Ini, Siapa Pantas Gantikan Thomas?
-
Purbaya: Penerimaan Pajak Naik 30% Jadi Rp 116,2 T di Januari 2026, Bea Cukai & PNBP Lemah
-
Daftar Saham IPO Lewat Shinhan Sekuritas, Mayoritas 'Gorengan'?
-
Tiba-tiba Purbaya Singgung Demo Besar dan Penjarahan Rumah Sri Mulyani