Suara.com - Tentu saja Anda telah mengenal berbagai bentuk dan jenis investasi. Misalnya investasi properti berupa rumah, apartemen, tanah, dan ruko, investasi emas, saham, obligasi, deposito, valuta asing, dan jenis investasi lainnya. Gencarnya berbagai model investasi dan berbagai macam perusahaan yang hadir membuat orang mulai beralih dari tabungan ke investasi. Akan tetapi, jika ditanyakan mengenai investasi dan trading, pasti Anda belum mengenal lebih jelas apa yang dimaksudkan diantara keduanya.
Apakah perbedaan antara keduanya?
Memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk mencari keuntungan. Namun perbedaannya hanya terletak pada “siapa” yang mengelola dana tersebut secara aktif untuk mendatangkan keuntungan.
Karakteristik Investasi
Investasi adalah kegiatan untuk menanamkan modal. Dengan demikian, segala bentuk aktivitas ekonomi yang memerlukan modal dinamakan investasi. Investasi sifatnya pasif, karena Anda sebagai investor tidak perlu menjalankan investasi tersebut secara langsung untuk mendapatkan keuntungan karena sudah ada orang lain yang mengelolanya. Anda hanya akan menerima keuntungan yang diberikan, namun tidak menutup kemungkinan jika suatu saat terjadi kerugian.
Kelebihan Investasi
Saat menabung di bank, maka sudah dapat dikatakan bahwa Anda melakukan investasi. Uang tabungan itu nantinya akan digunakan oleh pihak bank untuk menjalankan kegiatan bisnis. Di sini kelebihan Anda sebagai investor adalah akan mendapatkan keuntungan dalam bentuk bunga tanpa harus ikut menjalankan kegiatan bisnis. Investasi adalah pilihan yang tepat jika memiliki kegiatan utama lain yang tidak bisa ditinggalkan
Kekurangan Investasi
Selain kelebihan, investasi juga memiliki kelemahan, diantaranya Anda tidak bisa ikut dalam mengendalikan dan menentukan tingkat profit yang akan didapatkan dalam suatu periode tertentu. bisa saja Anda memperoleh keuntungan yang tingkatannya signifikan atau keadaan terburuknya adalah mendapatkan kerugian. Semua ini bergantung pada cara pengelolaannya dan profitabilitas dari perusahaan tersebut.
Jenis Investasi Terbaik
Banyaknya jenis investasi terkadang memang membuat kita bingung. Ini dia lima jenis investasi yang paling menguntungkan bagi Anda.
Investasi Properti
Investasi ini sangat cocok jika Anda tidak ingin berspekulasi dengan dana investasi. Kelebihan investasi jenis ini adalah harganya yang cenderung mengalami kenaikan. Namun kelemahannya adalah modal yang dibutuhkan untuk bisa berinvestasi pada jenis properti cukup besar.
Investasi Emas
Mengapa emas banyak diburu oleh para investor? Karena tingkat likuiditasnya yang tinggi. Emas gampang dijual, bisa digadaikan, dan harga jualnya cenderung naik. Cara investasinya cukup gampang, Anda hanya perlu untuk membeli sejumlah emas kemudian akan menjualnya kembali saat harganya naik. uang yang diterima dari penjualan emas juga mudah dicairkan.
Investasi Reksadana
Reksadana adalah jenis investasi yang cocok bagi seorang pemula. Ada epat jenis reksadana diantaranya reksadana penghasilan tetap, reksadana obligasi, reksadana campuran, dan reksadana saham. Dari keempat jenis reksadana tersebut, yang paling menguntungkan adalah reksadana saham namun risiko yang ditanggung juga cukup tinggi.
Investasi Tabungan, Deposito dan Obligasi
Deposito dan tabungana dalah yang paling aman, namun return atau nilai timbal baliknya relatif kecil. Untuk investasi obligasi sebenarnya hampir sama dengan tabungan, hanya saja dananya diklola oleh perusahaan. Secara sederhana, obligasi adalah surat utang jangka panjang yang dikeluarkan oleh perusahaan atau pemerintah.
Investasi Saham
Jika sudah familiar dan sudah mengetahui seluk beluk pasar modal, maka Anda bisa memiliki investasi saham. Dengan membeli saham di perusahaan,maka secara tidak langsung Anda sudah ikut ambil bagian dalam kepemilikan perusahaan tersebut.
Karakterikstik Trading
Trading memiliki sifat yang lebih aktif ketimbang investasi, karena sebagai investor Anda berhak untuk menentukan target profit yang akan didapatkan pada periode tertentu. Untung dan rugi yang nantinya diperoleh bergantung pada cara Anda mengelola dana yang ditanamkan. Anda akan memperoleh keuntungan besar jika mengelola dana tersebut dengan baik. Sebaliknya, Anda hanya akan mendapatkan kerugian yang besar jika mengelolanya secara asal-asalan.
Kapan Harus Menjadi Investor dan Trader?
Dalam mengelola dana investasi, Anda perlu memahami apakah akan mengambil investasi jangka pendek dengan keuntungan dan risiko kecil atau akan mengambil investasi jangka panjang yang tentunya memiliki keuntungan dan risiko yang besar pula.
Dalam hal ini Anda harus bisa memutuskan apakah akan menjadi investor atau trader. Tujuannya adalah agar bisa mengambil keuntungan yang maksimal dalam transaksi, seperti saat jual beli saham.
Contohnya:
Anda selaku investor, tapi membeli saham “gorengan”. Ketika terjadi fluktuasi harga, Anda langsung menjadi panik.
Anda selaku trader, namun rencana tradingnya tidak jelas. Hanya mengikuti rumor yang beredar mengenai saham apa yang sebaiknya akan dibeli dan jenis saham apa yang harus dihindari.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Tak Mau Disalahkan, Bahlil Serahkan Urusan Mati Lampu ke PLN
-
Listrik Byar Pet, Pengamat UGM: PLN Jangan Jadi 'Perusahaan Lilin Negara'
-
IHSG Loyo Nyaris ke Level 5.900, 501 Saham Kebakaran
-
Harga Minyakita Naik? Pengamat Ungkap Penyebabnya Hingga Langka di Pasaran
-
PLN Tegaskan Listrik Jawa Sudah Pulih, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Kejar Penerimaan Pajak, DJP Akui Coretax Bisa Pantau Transaksi Bank hingga Konsumsi Listrik Warga
-
Daftar Harga Pangan Hari Ini: Hampir Semua Komoditas Kompak Meroket!
-
YLKI Desak PLN Tanggung Jawab Pemadaman Listrik Berulang, Soroti Kompensasi Konsumen
-
Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Dapat Perlindungan Hukum Khusus dari Danantara
-
Rupiah Kembali Melemah Meski BI-Rate Naik 100 bps, Pakar Ungkap Penyebabnya