Mejelang Idul Fitri 2017, penjualan tiket bus di Terminal Lebak Bulus mengalami penurunan dibandingkan lebaran sebelumnya.
Sugiyono salah satu agen penjual tiket Bus Antar Kota dan Provinsi mengatakan penurunan tersebut lantaran sejak dua tahun terakhir banyak dari perusahaan atau instansi pemerintah yang menyediakan mudik gratis.
"Kan dari dua tahun lalu sih terasanya, banyak banget gembar-gembor mudik gratis. Jadi mau nggak mau kami yang terkena imbasnya," kata Sugiyono saat berbincang dengan suara.com di Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (6/6/2017).
Selain itu, banyaknya promo-promo tiket pesawat yang dilakukan oleh para maskapai, membuat masyarakat lebih memilih untuk menggunakan pesawat dibanding bus.
"Kan harganya jadi nggak beda jauh. Udah begitu yang pesawat kan lebih cepat sampai. Pasti orang pilih pesawat lah," katanya.
Hal yang sama juga dirasakan oleh Adit dimana pelanggannya sudah mulai berkurang lantaran banyak beralih ke moda transportasi lain. Bahkan ada yang lebih memilih sewa mobil pribadi untuk mulang ke kampung halaman.
"Banyak yang sewa mobil sendiri. Satu mobil aja kan bisa bawa enam orang itungannya lebih murah, jadi banyak yang pilih sewa sendiri apalagi kalau dikampung mau jalan-jalan kan jadi lebih gampang," ujarnya.
Akibat hal tersebut, Sugiyono dan Adit harus menelan pil pahit lantaran pendapatnnya sejak dua tahun terakhir mengalami penurunan 40 persen dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
"Ya mau bagimana lagi non. Padahal kalau momen lebaran ini kan kesempatan kami untuk membukkan laba, tapi karena kemajuan zaman mau nggak mau ya terima aja," ujar Adit.
Baca Juga: Kemenhub Siapkan Rp90 Miliar Untuk Mudik Gratis Lebaran 2017
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN