Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, jika seorang warga negara menyatakan bahwa ia mencintai negaranya, maka bayarlah pajak!
Pasalnya, setiap orang yang memiliki KTP, paspor Indonesia, mengidentifikasikan diri sebagai warga negara Indonesia memiliki makna ia telah menjadi bagian dari Negara Indonesia yang memiliki tujuan luhur untuk membangun negara ini.
“Orang kalau bilang cinta itu, biasanya mau melakukan apa saja yang ia cintai. Jadi kalau siang hari ini kita bicara pajak, itu adalah minimum requirement untuk bisa mengatakan Anda cinta pada Republik Indonesia,” kata Ani di Jakarta, Jumat (23/6/2017).
Menurutnya, sampai dengan tahun 2017, kemampuan Indonesia memungut pajak hanya 10,4 persen dari GDP nasional. Nilai yang sangat kecil untuk negara level income berapa pun di dunia.
Sebagai negara kesatuan dari Sabang sampai Merauke, perlu resource yang besar untuk menjaga persatuan. Sumber resource tersebut adalah pajak.
“Kecintaan pada Republik ini membutuhkan semua lapisan masyarakat untuk ikut bekerja sama. Tidak mungkin akan dilakukan oleh pemerintah sendiri, oleh Menteri Keuangan sendiri. Being a good citizen is a good human being. Being a good citizen is Pancasila,“ ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI
-
Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF
-
BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat
-
30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat
-
Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat
-
Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025
-
Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah
-
Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan
-
KPPU Sanksi 97 Pinjol Rp 755 Miliar, Asosiasi Ngotot Ajukan Banding
-
Penjelasan Kemenkeu soal Lapor SPT Purbaya Kurang Bayar Rp 50 Juta di Coretax