Presiden Joko Widodo memanggil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Iganasius Jonan dan Wakil Menteri ESDM Archandra Tahar ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (28/7/2017). Namun mereka datang secara bergantian, Archandra datang menghadap Jokowi lebih dahulu baru beberapa saat kemudian Jonan.
Saat ditanya awak media apa yang dibahas bersama Presiden Jokowi, Jonan enggan menjelaskan.
"Lo ya nggak boleh (dikasih tau)" kata Jonan di Kompleks Istana Kepresidenan.
Saat dikonfirmasi apakah Jokowi membahas Peraturan Menteri ESDM yang sempat ditegur oleh Jokowi dalam sidang kabinet paripurna, Senin (24/7/2017) lalu, dia pun menampik. Menurutnya Jokowi membahas Permen tersebut dengan Archandra.
"Oh bukan itu, saya kira Pak Archandra tadi yang bahas itu dengan Presiden," ujar dia.
Jonan juga tak mau menjawab apakah pemanggilannya membahas terkait isu dirinya akan digeser menempati posisi Menteri BUMN menggantikan Rini Soemarno.
Sementara beredar isu Archandra akan kembali menjabat sebagai Menteri ESDM menggantikan Ignasius Jonan. Sedangkan Jonan diisukan akan digeser menjadi Menteri BUMN.
Terkait, isu yang menyebutnya akan kembali menjadi Menteri ESDM, Archandra enggan berkomentar banyak.
"Kerja saja lah kita," kata Archandra singkat.
Baca Juga: Jokowi Sindir SBY dan Prabowo Khawatir Berlebihan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah
-
Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah
-
Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan
-
Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya
-
Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele
-
Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029
-
Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK
-
Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei
-
OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun
-
Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026