Suara.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mendorong optimalisasi peran Pelabuhan Tanjung Tembaga di Kota Probolinggo, Jawa Timur, dengan melakukan penandatangan kerja sama pemanfaatan barang milik negara pelabuhan tersebut, Minggu (20/8/2017) sore.
Kedatangan Menteri Perhubungan di Kota Probolinggo dalam rangka penandatanganan kerja sama Pemanfaatan (KSP) terminal baru Pelabuhan Probolinggo dan pelabuhan sintete antara Kementrian Perhubungan dengan PT Delta Antara Bahari Nusantara (DABN) dan PT Pelabuhan Indonesia II.
Budi Karya Sumadi mengatakan kerja sama pemanfaatan (KSP) barang milik negara (BMN) dilakukan untuk mengoptimalkan peran pelabuhan di Indonesia. Salah satunya di Probolinggo untuk pertumbuhan ekonomi nasional.
"Dengan penandatanganan tersebut diharapkan Jawa Timur bisa lebih hebat, lebih bagus lagi. Saya juga menginginkan dengan adanya Pelabuhan Probolinggo ini untuk logistik bisa semakin bertambah dan juga bertambah murah," tuturnya saat melakukan kunjungan kerja di Pelabuhan Probolinggo.
Ia berharap kerja sama itu dapat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya daerah Probolinggo yang sangat antusias dengan adanya pelabuhan tersebut.
"Tujuan perjanjian kerja sama itu antara lain optimalisasi penyediaan, pengembangan dan pengelolaan infrastruktur Pelabuhan Probolinggo, serta optimalisasi kontribusi yang diperoleh dari pengelolaan baik pemerintah melalui PNBP maupun pendapatan jasa kepelabuhanan bagi BUMD," katanya.
Sementara Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Antonius Tonny Budiono mengatakan kerja sama pemanfaatan fasilitas pelabuhan yang akan dioperasionalkan Badan Usaha Pelabuhan PT Delta Bahari Nusantara untuk mencermati tentang kerja sama pemanfaatan BMN di Pelabuhan Probolinggo tersebut yang dilakukan selama 30 tahun.
"Kerja sama pengoperasian fasilitas pelabuhan Probolinggo tersebut harus mampu memberikan pelayanan yang efisien dan efektif untuk menekan bongkar muat barang dan kapal-kapal yang beroperasi adalah kapal yang memiliki standar keselamatan dan kelaikan yang telah ditentukan oleh Ditjen Perhubungan Laut," ujarnya.
Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengatakan kesejahteraan Jawa Timur dapat didorong melalui pembangunan Pelabuhan Probolinggo dan mudah-mudahan perkembangan pelabuhan bergerak dengan cepat.
Baca Juga: Jokowi: Transportasi Logistik Jadi Kunci Bisnis dan Perdagangan
"Saya ucapkan terima kasih kepada Wali Kota Probolinggo dan Bupati Probolinggo atas kerjasamanya yang sangat baik, sehingga kerja sama tersebut sangat lancar," katanya.
Ia juga mengusulkan kepada Menteri Perhubungan untuk Pelabuhan Abdurrahman Saleh menjadi pelabuhan internasional Jawa Timur untuk tujuan tourism dan Pemprov Jatim sudah menyiapkan APBD Provinsi pada tahun 2018 yang diusulkann untuk membangun pelabuhan kedatangan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%
-
Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas
-
Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z
-
Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar
-
Pasokan Aman, Bahlil Sebut Jangan Salahkan Batu Bara, Itu Teknis PLN
-
Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut
-
Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan
-
Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya
-
Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan
-
MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni