Untuk terus memperluas konektivitas rute dan akses jaringan penerbangan domestiknya, Lion Air kembali berkekspansi dalam penambahan rute baru nya menjelang akhir Agustus 2017 ini. Maskapai yang berada dibawah naungan Lion Air Group tersebut per hari ini akan menghubungkan beberapa destinasi seperti Banjarmasin melalui Bandar Udara Syamsudin Noor menuju Ujung Pandang melalui Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin dan sebaliknya.
Tidak hanya itu, pada tanggal yang sama Lion Air juga kembali mempertajam rute dari Sulawesi Utara menuju Papua. Maskapai yang telah 17 tahun beroperasi tersebut akan menghubungkan kota Manado melalui Bandara Internasional Sam Ratulangi menuju Sorong melalui Bandar Udara Domine Eduard Osok, dan dengan nomor penerbangan yang sama akan dilanjutkan menuju Jayapura melalui Bandar Udara Sentani, dan sebaliknya.
Seluruh penerbangan baru tersebut akan di layani oleh Lion Air satu kali penerbangan perharinya menggunakan armada nya dengan tipe Boeing 737-800/900, Boeing 737 MAX-8, ataupun Airbus A330, yang dimana seluruh unit nya mampung menampung lebih dari 200 penumpang.
“Kembali kami menambah akses penerbangan khususnya di Indonesia bagian Tengah dan juga Timur, yang dimana hal ini sudah menjadi komitmen kami sebagai penyedia jasa transportasi udara untuk dapat memberikan kemudahan mobilitas serta solusi yang efektif dan efisien dari segi waktu dan biaya,” ujar Andy M. Saladin, Public Relations Manager Lion Air Group di Jakarta, Rabu (23/8/2017).
Andy menambahkan besar harapannya dengan tersedia akses ini masyarakat dapat terbantu menjelajah kota – kota yang terjaring oleh konektivitas Lion Air Group sehingga secara langsung dapat meningkatkan perekonomian dan sosial, serta pariwisata daerahnya masing – masing.
Hingga saat ini Lion Air telah terbang ke lebih dari 45 destinasi domestik dan internasional menuju Singapura, Kuala Lumpur, China, dan Saudi Arabia. "Dengan total armadanya berjumlah 112 unit, frekuensi Lion Air mencapai lebih dari 650 penerbangan perharinya," tambahnya.
Berikut jadwal penerbangan baru Lion Air yang mulai beroperasi pada 23 Agustus 2017,
NO PENERBANGAN
RUTE
JADWAL KEBERANGKATAN DAN KEDATANGAN
JT 520
BANJARMASIN – MAKASSAR
18.00 – 19.10
Baca Juga: Lion Air Batam-Bandung Alami Gangguan Mesin
JT 523
MAKASSAR – BANJARMASIN
19.55 – 21.00
JT 796
MANADO – SORONG
08.05 – 10.30
JT 796
SORONG – JAYAPURA
11.10 – 13.10
JT 799
JAYAPURA – SORONG
14.00 – 16.00
JT 799
SORONG – MANADO
16.40 – 17.20
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Sosok Pemilik Ryanair, Maskapai yang Viral Jendela Copot saat Pesawat Terbang
-
BEI Jawab Isu Dana Asing Banyak Kabur dari Pasar Modal Gara-gara Pidato Prabowo
-
Danantara Baru Mau Jalankan 26 Proyek Hilirisasi Rp225 Triliun
-
Regulasi Nikotin Berpotensi Goyang Industri Hasil Tembakau, Petani Paling Terdampak
-
Demi Rogoh Dividen EXCL, Emiten Sinarmas DSSA Akuisi Saham Pengendalinya Rp4 Triliun
-
Manajer Kopdes Merah Putih Ini Ungkap Sulit Saingi Indomaret, Pendapatan Kalah dari Warung Madura
-
Daftar Saham 'Paling Untung' saat IHSG Menguat Pada Sesi I Hari Ini
-
BPJS Kesehatan Perluas Akses JKN di Wilayah 3T melalui Viola dan BPJS Keliling
-
Kopdes Merah Putih Melawai Baru Raup Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Pengurus Belum Digaji
-
Prabowo Mau 800 BUMN Ditutup Tahun 2026, Bagaimana Nasib Asetnya?