Bisnis / Makro
Senin, 13 Juli 2026 | 15:50 WIB
Pesawat maskapai Ryanair. (Pixabay/skeeze)
Baca 10 detik
  • Jendela pesawat Ryanair rute Thessaloniki menuju Memmingen terlepas saat terbang pada Jumat, 10 Juli 2026.
  • Seorang penumpang pria nyaris tersedot keluar sebelum akhirnya berhasil diselamatkan oleh aksi sigap penumpang lainnya.
  • Pilot segera melakukan prosedur kembali ke bandara asal demi menjamin keselamatan seluruh penumpang di dalam pesawat.

Suara.com - Sebuah insiden mengerikan menimpa penerbangan maskapai Ryanair rute Thessaloniki (Yunani) menuju Memmingen (Jerman) pada Jumat (10/7/2026).

Salah satu jendela kabin dilaporkan terlepas saat pesawat tengah mengudara, menyebabkan seorang penumpang paruh baya nyaris tersedot keluar dari badan burung besi tersebut.

Dikutip dari laporan BBC, kepanikan luar biasa melanda kabin sesaat setelah pesawat lepas landas. Akibat dekompresi mendadak dari jendela yang copot, seorang penumpang pria asal Serbia berusia sekitar 60 tahun terdorong arus udara hingga tubuhnya menyembul ke luar jendela.

Sejumlah saksi mata yang berada di lokasi kejadian mengungkapkan momen mencekam tersebut. Korban sempat tergantung di luar jendela pesawat hingga sebatas bahu selama beberapa menit.

Beruntung, aksi sigap dari para penumpang lain yang menahan dan menariknya kembali ke dalam kabin berhasil menyelamatkan nyawa pria tersebut.

Pihak manajemen Ryanair mengonfirmasi adanya insiden tersebut dan menyatakan bahwa pilot langsung mengambil keputusan untuk melakukan return to base (RTB) atau kembali ke bandara asal demi keselamatan seluruh penumpang.

"Pesawat terpaksa kembali ke bandara tidak lama setelah lepas landas karena salah satu jendela penumpang terlepas saat penerbangan," tulis Ryanair dalam keterangan resminya.

Pemilik Ryanair Holdings plc

Sebagai informasi, Ryanair merupakan maskapai penerbangan bertarif rendah (low-cost carrier) raksasa asal Irlandia yang didirikan pada tahun 1985 oleh tiga pengusaha, yakni Tony Ryan, Christopher Ryan, dan Liam Lonergan.

Baca Juga: Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur

Saat ini, maskapai tersebut beroperasi di bawah naungan perusahaan publik Ryanair Holdings plc.

Kepemilikan saham perusahaan didominasi oleh deretan investor institusional global besar. Berdasarkan data kepemilikan terbaru, raksasa investasi Capital Group menjadi pemegang saham institusional terbesar dengan porsi sekitar 13% hingga 15%.

Di posisi berikutnya, terdapat sejumlah institusi keuangan global seperti Artisan Partners Limited Partnership (4% - 5%), Massachusetts Financial Services Co. (4% - 5%), BlackRock, Inc. (3% - 4%), FMR LLC atau Fidelity (3% - 5%), serta Baillie Gifford & Co. (1% - 3%).

Sementara itu, CEO Ryanair, Michael O'Leary, tercatat sebagai pemegang saham individu (insider) terbesar dengan kepemilikan sekitar 4% dari total saham perusahaan.

Load More