Suara.com - Garasi dibangun berfungsi sebagai ruangan khusus menyimpan kendaraan bermotor, peralatan perbengkelan dan pernak-perniknya.
Anda yang sudah terbiasa bermalas-malasan membersihkan garasi sudah seharusnya diubah tabiat tersebut. Kenapa harus seperti itu? Baca dulu alasannya sebagai berikut.
Membuat kendaraan bermotor menjadi kotor
Jika garasinya saja kotor, tentu saja mobil atau sepeda motor yang disimpan di dalamnya akan kotor juga kondisinya. Minimal permukaan di kendaraan bermotornya berdebu, meski baru saja dicuci. Oleh karena itu, bersihkan bagian dalam garasi, meski hanya sekedar menyapu lantainya. Selain itu, rapikan semua perlengkapan bengkel agar tertata lebih rapi.
Menyebarkan pnyakit
Biasanya ruangan yang gelap, kotor, dan lembap ini akan menjadi lokasi persembunyian hama seperti kecoa, semut, bahkan tikus. Oleh karena itu, bersihkan garasi di rumah Anda sekarang juga. Terutama di bagian lantai atau dindingnya yang harus kering dan tidak boleh lembab. Sebaiknya diberi jendela atau ventilasi udara di garasi agar sirkulasi udara lebih lancar. Selain itu, usahakan ada cahaya matahari masuk ke dalam garasi untuk mencegah di dalam ruangan menjadi lembab.
Membuat ruangan di rumah semakin kotor
Ketika Anda melangkah dari garasi menuju ke rumah, berarti Anda menyebarkan debu dan kuman dari garasi masuk ke dalam rumah. Selain itu, garasi cenderung dekat dengan dapur, sehingga dapur menjadi lokasi pertama penyebaran kuman di rumah Anda. Jangan sampai hal itu terjadi di rumah Anda. Sebisa mungkin Anda harus mampu menjaga kebersihan garasi di rumah. Jika kondisinya selalu bersih, maka ruangan-ruangan lainnya juga bersih. Namun jika sebaliknya, sangat mungkin ruangan lainnya kotor minimal dari debu yang terbawa oleh Anda atau anggota keluarga lainnya.
Tumbuh jamur
Garasi yang lembap dan gelap menjadi lokasi ideal untuk pertumbuhan jamur, terutama jika garasi menajdi tempat menyimpan koran bekas, ban bekas, serta peralatan lainnya. Jamur menyebabkan aroma tak sedap masuk ke rumah Anda, dan aromanya akan mengganggu pernapasan. Kondisi seperti itu sangat membahayakan bagi semua anggota keluarga. Apalagi anak-anak yang rentan dan beresiko terkena berbagai penyakit. Oleh karena itu, Anda harus bisa melindunginya dengan selalu memberihkan garasi.
Menjadi sarang nyamuk
Sudut ruangan yang gelap dan penuh barang selalui disukainya terutama sebagai rumah di siang hari. Jangan heran jika ada anggota keluarga yang mudah alergi akibat gatal oleh gigitan nyamuk meski Anda sudah sering membasminya dengan obat nyamuk. Nah, sarang nyamuk juga bisa menempati garasi yang kondisinya kotor dan tidak terawat. Apalagi jika di dalam ruangannya cukup lembab dan gelap.
Serangan rayap setiap waktu
Tidak menutup kemungkinan ada perabot di dalam garasi yang terbuat dari kayu. Ditambah kondisi ruangannya cukup lembat. Dengan begitu, serangan rayap bisa jadi akan menyerang di bagian garasi.
| Published by Rumahku.com |
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Sinyal Cuan Piala Dunia 2026: 7 Saham Indonesia yang Berpotensi Cetak Gol untuk Investor
-
Rupiah Letoy, Warga RI Ramai-ramai Borong Valas dan Khawatir Ekonomi Memburuk
-
Terbitkan Obligasi USD 1,5 Milar, Danantara Spill Siapa Pembelinya
-
Tak Hanya Saham, Kripto Mulai Jadi Koleksi Warga RI untuk Investasi
-
Mendag Tegaskan Amerika Serikat Negara Tujuan Ekspor Terpenting
-
Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?
-
Marketeers Tech for Business 2026: Jurus Baru Digital Marketing di Era AI
-
Listrik Sejumlah Wilayah Jawa Padam, Mas Bahlil Bilang Masalahnya di PLN
-
Gegara Bau Asap, Perokok Mulai Berbondong-bondong Gunakan Vape
-
IHSG Tembus Level 6.000 Lagi, Saham BUMI dan BRMS Diburu Investor