Staf khusus menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Firdaus Ali mengklaim tiga tahun masa pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla telah banyak melakukan pembangunan di Indonesia.
Bahkan, pembangunan yang dilakukan pemerintahan Jokowi-JK ini diklaim lebih banyak dibandingkan masa pemerintahan sebelumnya.
"Pembangunan yang dilakukan pemerintahan Jokowi – JK ini lebih banyak dibandingkan masa pemerintahan sebelumnya. Bahkan untuk lebih mendukung konektivitas darat antar daerah target Jokowi dalam lima tahun pemerintahannya dapat membangun 1851 Kilometer jalan tol," kata Firdaus di Jakarta Pusat, Senin (18/9/2017).
Firdaus melanjutkan terobosan lain juga dilakukan pemerintahan Jokowi-JK dengan pembangunan infrastruktur di Papua, Sulawesi, Kalimantan, Sumatera, dan NTT baik berupa jalan, bendungan, pelabuhan, lapangan terbang, kereta api, hingga Pos Lintas Batas Negara.
"Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara tercatat sebagai dua provinsi dengan tingkat pertumbuhan tertinggi di Indonesia bagian timur dan bahkan se Indonesia. Pertumbuhan tinggi ini tidak terlepas dari mulai dibangunnya infrastruktur di wilayah tersebut," ujarnya.
Meski diakui bahwa pertumbuhan pembangunan sudah meningkat cukup pesat di Indonesia Timur namun demikian tingkat perekonomian di Indonesia Barat masih jauh lebih dominan dibandingkan di Indonesia Timur.
"Itu karena potensi besar di wilayah timur belum diikuti dengan kontribusi signifikan dalam PDB," katanya.
Baca Juga: Jokowi Beberkan Tantangan Kaum Muda Saat Ini
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah
-
Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global
-
Purbaya Minta Investor Segera Serok Saham RI, Jamin Bakal Untung Banyak
-
IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000
-
OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta
-
BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah
-
BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital
-
Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram
-
IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak
-
Batik Gunung Kendil Rembang Sukses Tembus Pasar Eropa