Suara.com - Terkadang kita bingung harus melakukan apa terhadap lahan kosong yang dimiliki. Bila ditanami sayuran, perlu mempertimbangkan bagaimana cara merawatnya dan akan dikemanakan hasilnya. Kadang-kadang kita juga mempunyai pikiran untuk menyewakan lahan kosong kepada pihak ketiga yang membutuhkan dan masih banyak lagi pemikiran seputar pemanfaatan lahan kosong.
Ada beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari pemanfaatan lahan kosong. Selain cara-cara yang sudah disebutkan di atas, ada beberapa cara lain untuk memanfaatkan lahan kosong. Apa saja itu?
1.Membangun Batas di Area Lahan yang Dimiliki
Jangan sampai lupa untuk memberikan pembatas yang jelas di sekeliling lahan yang dimiliki. Jangan sampai membiarkan lahan tanpa pembatas. Pembatas ini sangat berguna untuk menunjukkan secara akurat batas antara lahan yang kita miliki dan lahan milik orang lain.
Selain itu, pembatas yang jelas juga memberikan tanda kepada orang lain bahwa lahan itu masih diperlukan atau ada yang memiliki sehingga menghindari pemanfaatan secara liar oleh orang lain.
Kita bisa menggunakan pembatas sederhana dengan pembatas kawat atau pembatas seng bergelombang. Jika mempunyai dana lebih, ada baiknya memberikan pembatas dengan tembok agar lebih aman dan permanen.
2.Dapatkan Untung dengan Menggunakannya sebagai Lahan Parkir
Apabila lahan kosong yang dimiliki mempunyai lokasi yang strategis, tentu ini jadi peluang untuk menggunakannya sebagai lahan parkir. Kita bisa menyewakan lahan kosong yang dimiliki kepada penduduk setempat yang tidak mempunyai lahan parkir untuk kendaraannya.
Di kota-kota besar semisal Jakarta, pemanfaatan lahan kosong sebagai tempat parkir menguntungkan sebagai passive income yang lumayan banyak. Sebagai misal kalau lahan dapat ditempati lima mobil, dengan biaya sewa antara Rp200-Rp250 ribu per bulan, kita dapat mengantongi uang sebesar Rp1 juta- Rp1,25 juta per bulannya. Belum lagi kalau mempunyai lahan parkir yang dapat ditempati sepuluh kendaraan atau lebih, akan makin besar passive income yang dapat diperoleh.
3.Menjadikan Apotek Hidup
Obat alam merupakan salah satu obat alternatif yang punya khasiat tak kalah dengan obat-obat pabrikan. Kita dapat memanfaatkan lahan kosong yang dimiliki sebagai lahan untuk mengembangkan obat-obatan herbal atau yang biasa dikenal sebagai ‘apotek hidup’.
Kita bisa bercocok tanam dengan tanaman obat-obatan, seperti kunir, jahe, curcuma, atau banyak lagi jenis tanaman obat-obatan herbal lainnya. Dengan bantuan teknologi internet, kita bisa dengan mudah mendapatkan pembeli yang sedang mencari bahan obat-obatan herbal.
4.Dijadikan sebagai Lahan Budi Daya Ikan
Selain dijadikan sebagai lahan untuk bercocok tanaman, lahan kosong juga bisa digunakan sebagai kolam untuk budi daya ikan, seperti ikan lele, mujair, dan nila. Pemanfaatan lahan kosong untuk budidaya ikan akan sangat memberikan banyak keuntungan.
Untuk memulainya, kita dapat bekerja sama dengan orang yang memahami cara membudidayakannya. Dengan pembagian yang adil dan proporsional, budidaya ikan di lahan kosong ini menjadi salah satu sumber pendapatan. Selain itu, lahan kosong menjadi lahan yang produktif.
5.Mengembangkan Industri Kecil
Lahan kosong juga bisa digunakan sebagai lahan untuk mengembangkan industri kecil atau usaha industri kecil, seperti pembuatan dan penggorengan kerupuk ataupun industri-industri makanan kecil lainnya yang memerlukan lahan untuk pengerjaannya.
Sama halnya dengan budi daya ikan, kita juga bisa menawarkan kerja sama kepada orang yang sudah memahami industri yang akan kita bangun. Pengembangan industri kecil, selain dapat memanfaatkan lahan kosong dan memberikan tambahan income, juga dapat digunakan sebagai wadah untuk membuka peluang lapangan pekerjaan.
Baca juga artikel Cermati lainnya:
Harga Beras Makin Mahal, Simak Tips Belanja Hematnya!
12 Perusahaan Besar ini Memiliki Tunjangan Karyawan Paling Menarik
Ketahui 8 Fakta Penting Ini, Jika Takut Rekening Bank Diintip Aparat Pajak
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?
-
Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun
-
Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025
-
Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?
-
Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya
-
Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada
-
Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026
-
Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?
-
Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM
-
Aset Negara Bernilai Tinggi di Senayan Diminta Kembali Dikelola Pemerintah