Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan Fokus pemerintahan Presiden Joko Widodo tidak hanya mendorong ekonomi tumbuh tinggi, namun juga menciptakan pemerataaan. Ini adalah tantangan berat yang perlu ditangani dengan tepat.
"Ini tantangan, maka Jokowi-JK tegaskan kita harus bangun dari yang terluar. Untuk mencapai pemerataan antar penduduk dan pulau yang ada. Bagaimana? Adalah keberpihakan dan penegakan hukum," di Jakarta, Selasa (31/10/2017).
Pemerataan bukan hanya tentang satu sisi, namun melibatkan keseluruhan komponen. Mulai dari pembangunan infrastruktur, perdagangan hingga ketersediaan pangan.
"Bagaimana pemerintah merespon?, Kami belajar dari lembaga-lembaga utama yang produksi dan langkah yang tepat yang membantu kami menentukan arah kebijakan kami sendiri," ujarnya.
Seiring dengan pemerataan ekonomi, pemerintah juga tengah meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Setidaknya ada lebih dari 350 kabupaten/kota yang bertanggungjawab atas pembangunan infrastruktur kesehatan dan pendidikan yang juga menjadi prioritas pemerintah saat ini.
"Lalu, yang penting adalah pembangunan yang merata. Karena Indonesia adalah kepulauan maka ada kesenjangan. Kalau jumlah tenaga kerja 91,8 perse masih bekerja di pertanian. Kontribusi ke PDB menurun kurang dari 13 persen. Ini timbulkan masalah tidak hanya produktivitas tapi juga kesejahteraan," kata Ani.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta
-
Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita
-
Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri
-
Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD
-
Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026
-
Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik
-
Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran
-
Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol
-
Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan
-
Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?