Suara.com - PT Intiland Development Tbk, melalui anak usaha PT Intiwhiz International mengoperasikan Whiz Prime Malang yang berlokasi di Jalan Basuki Rahmat. Hotel ini menjadi kebutuhan tempat menginap bagi warga dari luar kota Malang, Jawa Timur.
"Whiz Prime Malang merupakan pabrik ke-21 yang berhasil dioperasikan perusahaan," kata President Director Intiwhiz Hospitality Management, Moedjianto S. Tjahjono di Jakarta, Senin, (13/11/2017) memberi penjelasan mengenai beoperasinya Whiz Malang.
Menurut Moedjanto, kehadiran hotel ini merupakan jawaban atas kebutuhan hotel bintang tiga yang tidak hanya menawarkan kenyamanan namun juga lokasi yang strategis dan diharapkan dapat menambah pilihan akomodasi favorit bagi masyarakat yang ingin menginap di kota yang memiliki slogan Beautiful Malang.
Whiz Prime Hotel Basuki Rahmat Malang berlokasi di Jalan Basuki Rahmat No.85-87 Malang, berjarak 5 menit menuju Alun-alun Kota Malang, Stasiun Kereta Api Malang, Pusat Perkantoran, dan Pusat Perbelanjaan.
Di dalam hotl juga disedikan 70 kamar yang terdiri dari 2 tipe kamar Superior, dan Deluxe hotel ini dilengkapi dengan fasilitas restoran, kolam renang, meeting room, spa, dan internet corner.
Dengan menargetkan MICE (meeting, incentive, convention, and exhibition) and Leisure untuk pangsa pasar terbesar, hotel ini dilengkapi dengan ruang meeting berkapasitas hingga 100 orang.
Intiwhiz Hospitality Management berdiri sejak tahun 2008, dan kami membuka hotel pertama di tahun 2010 yaitu, Whiz Hotel Malioboro Yogyakarta. Kami memiliki 3 Brand yaitu, Whiz Hotel bintang dua, Whiz Prime Hotel bintang tiga, Grand Whiz Hotel empat, dan satu swift inn (bintang dua)," kata Moedjianto.
Perusahaan telah mengkoleksi 20 Hotel yang tersebar di seluruh Indonesia (Jakarta, Bogor, Tangerang, Cilacap, Mojokerto, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Bali, Balikpapan, Makassar, Manado, Lampung, Pekanbaru dan Malang).
"Kami bersyukur dan bangga Intiwhiz Hospitality Management saat ini telah resmi mengoperasikan Hotel ke-21, yaitu Whize Prime Hoel Basuki Rahmat Malan pada hari ini Sabtu, (11/11) ," katar Moedjianto.
Baca Juga: Garap Proyek South Quarter, Intiland Gandeng Reco Kris
"Kami optimis akan mampu bersaing dan menjadi salah satu Hotel pilihan utama di Malang dengan target persentasi tingkat hunian kamar atau market share sebesar 60 persen hingga 6 bulan kedepan yang mana persentasi terbesar dari total pangsa pasar adalah wisatawan dan pekerja yang melakukan perjalanan dinas," ujar Moedjianto.
Pada tahun ini hingga tahun depan 2018, perusahaan menargetkan menjadi salah satu dari 3 Hotel papan atas di wilayah Malang berdasarkan tingkat hunian kamar, kata berdasarkan tingkat hunian kamar, dukungan dari rekan-rekan media sangat kami harapkan," kata Corporate GM Sales & Marketing intiwhiz Hospitality Management, Edi Syumardi.
"Pertumbuhan Kota Malang serta kegiatan bisnis dan pariwisata yang berkembang pesat, menjadi salah satu alasan Intiwhiz untuk berekspansi ke kota ini dengan mengoperasikan Whiz Prime Hotel Basuki Rahmat Malang dan di dukung oleh lokasi yang sangat strategis. Kami berharap akan menjadi pilihan akomodasi untuk para Tamu. Di masa pembukaan, kami memberikan harga mulai Rp333,000 net termasuk sarapan pagi untuk dua orang," jelas Hotel Manager Whiz Prime Basuki Rahmat Malang, Azis Sismono. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Usai Hotel Sultan, Lapangan Golf Ottolima di Senayan Diminta Dievaluasi
-
Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Kericuhan Warnai Pengosongan Lahan Hotel Sultan
-
Hotel Sultan Sudah Dieksekusi Negara, Akan Diubah Jadi Apa?
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN