Suara.com - Pensiun adalah masa untuk kita beristirahat setelah berpuluh tahun bekerja. Ketentuan pensiun memang sudah diatur oleh pemerintah dalam Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2015 tentang penyelenggaraan program jaminan pensiun. Usia 56 adalah usia yang ditentukan sebagai usia yang memasuki masa pensiun. Kendati telah diatur dalam peraturan pemerintah, akan tetapi usia pensiun dapat berubah sesuai dengan kesepakatan perusahaan kepada tenaga kerjanya.
Memasuki masa pensiun, sebagian merasa puas dan sangat menikmati masa pensiun tersebut. Namun ada juga yang merasa masih perlu untuk bekerja lagi. Salah satu hal yang menyebabkan kita memilih pensiun adalah kurangnya biaya atau dana yang diterima pada saat pensiun. Tingkat kebutuhan yang semakin tinggi juga ditambah dengan anggaran tiap bulan yang pastinya akan berkurang ketika memasuki masa pensiun tersebut.
Mengapa hal ini bisa terjadi? Kurangnya perencanaan yang matang dalam finansial adalah hal yang dapat menyebabkan keuangan menjadi hal yang mengerikan. Melanjutkan untuk memilih bekerja pada saat masa pensiun sudah di depan mata adalah pilihannya. Namun menikmati pensiun dengan kembali bekerja adalah hal yang mempunyai kekurangan dan mempunyai kelebihan.
Apa itu? Simak ulasannya.
Kelebihan:
Mempunyai Penghasilan Tambahan
Bagi kita yang akan memutuskan untuk kembali bekerja setelah pensiun, sudah kita akan tetap mempunyai penghasilan. Ketika memasuki masa pensiun, penghasilan akan menurun sehingga kita akan tidak terbiasa mempunyai uang yang sedikit ketika pensiun. Jadi, bekerja usai pensiun dapat memberikan kepuasan tersendiri karena kita masih bisa tetap memiliki uang.
Bisa Terus Memberikan Kontribusi Bagi Sekitar
Selain dari sisi finansial, keuntungan lainnya adalah kita bisa terus berkontribusi terhadap lingkungan sekitar kita. Dengan aktif dalam bekerja kita akan masih dapat ikut serta dan aktif dalam kegiatan sosial di sekitar kita serta masih dapat memberikan kontribusi bagi tempat kita bekerja. Kita juga masih dapat melakukan interaksi dengan banyak orang dan merencanakan aktivitas.
Bisa Tetap Aktif
Dengan kita masih memilih bekerja selepas pensiun, kita juga dapat beraktivitas dan menghilangkan kejenuhan sehari-hari. Orang yang sering bekerja pada masa muda sampai menjelang usia pensiun akan merasa tidak nyaman apabila tidak melakukan banyak aktivitas. Dengan bekerja selama masa pensiun, kita akan masih merasa tetap aktif. Dan bagi kita yang suka dengan aktivitas rutin, mempertimbangkan untuk tetap bekerja setelah memasuki masa pensiun adalah hal yang dapat kita pilih.
Kekurangan:
Menurunnya Performance
Ketika memasuki masa pensiun, kondisi fisik kita akan menurun sehingga akan berimbas terhadap performance kita. hasil kerja kita tentunya juga akan sangat berbeda dibandingkan dengan generasi yang lebih muda di bawah kita.
Waktu Berkumpul Keluarga Masih akan Sedikit
Sudah seharusnya kita menggunakan masa pensiun untuk berkumpul dengan keluarga yang pada saat kita bekerja banyak waktu hilang untuk keluarga. Keputusan tetap bekerja selepas pensiun akan membuat kita mempunyai waktu yang sedikit dengan keluarga. Banyak kita lihat usia pensiun adalah usia di mana kita sering menghabiskan waktu dengan istri dan cucu kita. karena di usia senja, seperti roda berputar anak-anak kita akan menjadi pekerja keras yang sudah mulai menapak masa depan. Sehingga banyak kakek atau nenek yang akan menjadi tumpuan sebagai penjaga cucu mereka. Walaupun terkadang masih ada anak yang menyewa pengasuh bayi. Akan tetapi orang tua atau kakek dan nenek mempunyai peran penting dalam menjaga cucu-cucu mereka.
Terjebak dalam Keterpaksaan
Mungkin apabila kita melanjutkan bekerja setelah masa pensiun dan bekerja pada bidang yang kita kuasai atau kita mampu, kita akan menjadikan sesuatu itu adalah hal yang menarik. Namun berbeda dengan suasana di mana kita bekerja adalah demi tuntutan finansial yang menyebabkan kita tidak akan memilih dalam mencari pekerjaan. Kita akan cenderung menerima pekerjaan yang mau menerima kita tanpa memandang apapun itu, hal ini akan menjadi sebuah keterpaksaan yang sangat menyiksa. Jadi, ada baiknya kita mempertimbangkan hal ini.
Mempersiapkan Finansial Sebelum Hari Tua
Mempersipakan keuangan kita di hari tua adalah salah satu hal yang tidak bisa kita anggap remeh. Dengan perencanaan yang matang, maka kita akan dapat menjadikan masa pensiun kita menjadi masa pensiun yang berarti dan menyenangkan.
Baca juga artikel Cermati lainnya:
Balance Transfer Kartu Kredit, Inilah yang Perlu Diketahui
Manfaat Ekonomis Kartu Kredit Bagi Generasi Millenial
Inilah Risiko yang Dijamin dan Dikecualikan dalam Asuransi Kebakaran
| Published by Cermati.com |
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional
-
Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis
-
Emiten Pengolah Limbah MHKI Bagikan Dividen Rp9,9 Miliar, Catat Jadwalnya
-
Aturan Outsourcing Bakal Dirombak Total, Ini Kata Said Iqbal dan Wamenaker
-
Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp771 Miliar, BUMI hingga BUKA Jadi Sasaran
-
Benarkah Patriot Bond dan Merah Putih Bond Jadi Mesin Pencuci Uang Legal?
-
Harga Bitcoin Menguat Tembus Level US$ 64.000, Siap Menuju 100.000 Dolar AS?
-
Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Gene Bank Indonesia Berjalan Optimal untuk Kesehatan Nasional
-
3 Saham Paling 'Sibuk' pada Sesi I, IHSG Ambrol di Zona Merah
-
Gubernur BI: UMKM Jangan Langsung Diberi Modal