Suara.com - Ingin membuat perencanaan keuangan tidak perlu harus menguasai akuntansi terlebih dulu. Setiap orang bisa membuat perencanaan keuangan pribadinya dengan cukup mudah, asalkan ia memang berniat untuk merencanakannya. Namun, kenyataannya adalah niat terkadang masih belum full untuk memulai perencanaan keuangan. Alasannya, tidak ada waktu atau karena malas berhadapan dengan perhitungan uang.
Sebenarnya, merencanakan keuangan adalah hal yang cukup mudah. Khususnya, bagi orang yang masih berstatus lajang. Dasarnya, sudah pernah belajar untuk tidak menjadikan pengeluaran lebih besar dari pendapatan. Untuk membuat anggaran keuangan, pastikan pengeluaran yang ada dijadikan daftar. Setelah itu, ditotalkan jumlahnya hingga tidak melebihi total pendapatan. Jika yang terjadi malah sebaliknya, kondisi keuangan nantinya bisa terancam.
Dianjurkan untuk membuat perencanaan keuangan yang baik dan benar, untuk lebih yakin bahwa sudah membuat perencanaan dengan benar, lakukan pengecekan dengan lima hal berikut.
1.Setiap Bulan Punya Susuna Alokasi Pengeluaran
Coba cek apakah sudah membuat perencanaan keuangan untuk bulan kemarin? Lalu, bagaimana dengan anggaran bulan ini? Coba mulai membuat alokasi pengeluaran dengan memprioritaskan pengeluaran yang merupakan kebutuhan. Dahulukan kebutuhan wajib seperti kebutuhan pokok bulanan, pembayaran utang, dan tagihan bulanan yang bersifat wajib.
2.Lipat Gandakan Kekayaan dengan Investasi
Selain membuat anggaran pengeluaran yang menjadi prioritas tadi, Anda juga harus mengembangkan anggaran dengan cara berinvestasi. Poin ini berlaku bagi Anda yang mungkin memiliki dana yang tersedia untuk diinvestasikan.
Ada banyak jenis investasi terpercaya saat ini yang tentunya dapat menguntungkan. Salah satunya adalah investasi reksa dana. Tidak perlu menggelontorkan sejumlah uang yang banyak untuk jadi investor. Cukup memilih reksa dana, emas, ataupun deposito sebagai bentuk investasi. Tapi ingat, sesuaikan keuangan Anda dan jangan terlalu fokus pada return investasi yang dijanjikan. Ingat, investasi juga bisa berisiko.
3.Jangan Lupa Menabung
Mengatur alokasi yang baik juga harus memasukkan menabung ke dalamnya. Buatlah rekening tabungan lebih dari satu untuk menyimpan dana tabungan. Hal ini baik untuk membiasakan Anda menabung.
4.Persiapkan Dana Pensiun
Selain menabung untuk kebutuhan masa depan, Anda juga harus menabung untuk mempersiapkan dana pensiun. Ingat, suatu saat nanti Anda akan menghadapi masa pensiun dan mungkin sudah tidak bisa aktif bekerja lagi. Baiknya, Anda sendiri juga menyimpan dana pensiun walaupun perusahaan sudah menjamin dengan BPJS atau dana pensiun lainnya. Semakin banyak simpanan untuk dana pensiun pribadi, masa tua kita juga akan lebih terjamin. Siapkan dana pensiun sejak dini.
5.Miliki Asuransi
Asuransi selalu masuk dalam perencanaan keuangan dan sangat disarankan. Asuransi mampu melindungi Anda dari risiko-risiko yang bisa terjadi dalam hidup di masa depan. Risiko tersebut seperti kebakaran, meninggal, cacat badan, dan lain sebagainya. Dengan memiliki asuransi, keadaan keuangan di masa depan juga tidak akan terganggu. Anda bisa memilih asuransi jiwa atau asuransi kesehatan yang tentunya disesuaikan dengan kebutuhan.
Baca juga artikel Cermati lainnya:
Cara Registrasi Kartu Prabayar Agar Tidak Kena Blokir
Ingin Anak Jadi Dokter: Berapa Biaya Kuliah Kedokteran?
Uang Baru vs Uang Lama: Ini Bedanya Rupiah Baru dengan Rupiah Lama
| Published by Cermati.com |
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Aturan Outsourcing Bakal Dirombak Total, Ini Kata Said Iqbal dan Wamenaker
-
Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp771 Miliar, BUMI hingga BUKA Jadi Sasaran
-
Benarkah Patriot Bond dan Merah Putih Bond Jadi Mesin Pencuci Uang Legal?
-
Harga Bitcoin Menguat Tembus Level US$ 64.000, Siap Menuju 100.000 Dolar AS?
-
Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Gene Bank Indonesia Berjalan Optimal untuk Kesehatan Nasional
-
3 Saham Paling 'Sibuk' pada Sesi I, IHSG Ambrol di Zona Merah
-
Gubernur BI: UMKM Jangan Langsung Diberi Modal
-
Tak Mau Disalahkan, Bahlil Serahkan Urusan Mati Lampu ke PLN
-
Listrik Byar Pet, Pengamat UGM: PLN Jangan Jadi 'Perusahaan Lilin Negara'
-
IHSG Loyo Nyaris ke Level 5.900, 501 Saham Kebakaran