Suara.com - Kamu yang sudah memasuki usia 20-an dan sudah bekerja mungkin pernah merasa menyesal. Itu terjadi saat kamu kehilangan kesempatan untuk memimpin sebuah proyek pekerjaan bagus. Karena kurang percaya diri, pekerjaan tersebut akhirnya dikerjakan orang lain yang lebih kompeten. Saat bekerja, tentu kamu menginginkan karier yang dijalani membuahkan kesuskesan.
Terkadang ada beberapa hambatan yang terjadi sehingga membuat kamu merasa mentok dalam karier. Anda seperti sulit untuk maju dalam karier dan seperti berjalan di tempat. Hal ini bisa terjadi karena kesalahan kamu sendiri. Bekerja seharusnya bisa maksimal dan produktif setiap saat. Untuk bisa produktif, tentu kamu harus membentuk pribadi seorang pekerja yang selalu semangat dalam menyelesaikan pekerjaanya.
Berikut ini tujuh nasihat karier untuk kamu yang berusia 20-an supaya sukses dalam meniti karier nanti.
1.Merasa Bisa, Percayalah Bahwa Benar Kamu Bisa
Mungkin sesekali kamu pernah membandingkan diri dengan rekan satu kantor. Terkadang rekan kerja terlihat lebih pintar dan lebih rajin dari kamu. Tidak masalah jika kamu membandingkan diri dengan orang lainya dalam hal bekerja. Asalkan, perbandingan ini adalah hal yang positif. Setelah itu, jadilah pribadi yang lebih percaya diri dan selalu percaya pada kemampuan diri. Yakinlah bahwa kamu juga memiliki kelebihan yang bisa ditonjolkan, terlebih dalam menyelesaikan pekerjaan.
2.Punya Ide Menarik? Jangan Pikir Macam-Macam, Sampaikan Saja
Nasihat berikutnya adalah jangan takut untuk menyampaikan gagasan. Jika dirasa hal itu perlu diutarakan untuk kemajuan perusahaan. Kamu tidak usah merasa minder atau takut kalau ide kamu ternyata tidak diterima. Hal seperti ini wajar terjadi dalam suasana rapat di kantor. Ketika kamu menyampaikan pendapat, bos juga akan menilai sendiri ide seperti apa yang kamu lontarkan. Siapa tahu memang ide seperti yang kamu sampaikan yang akan menunjang kesuksesan perusahaan pada masa depan.
3. Salah Itu Bisa Dialami Siapa Saja. Jadi, Buang Rasa Takut Salah
Yang namanya manusia tidak luput dari salah. Kalau kamu melakukan kesalahan, itu adalah hal yang wajar. Adanya kesalahan sebaiknya bukan untuk membuat diri menjadi takut. Jadikan kesalahan itu sebagai tolok ukur untuk bisa bekerja dengan lebih baik lagi. Dalam hal ini, kamu juga bisa belajar menjadi orang yang lebih berani serta bertanggung jawab atas kesalahan yang pernah terjadi dan berusaha untuk segera memperbaikinya.
4. Hindari Kebiasaan Pasif, Mulai Sering Aktiflah dalam Berkomunikasi
Dalam dunia kerja, adanya komunikasi yang baik itu sangat diperlukan, khususnya dalam pekerjaan tim. Komunikasi dalam kerja tim tentunya akan membuat proyek pekerjaan semakin cepat terselesaikan. Bayangkan saja jika bekerja tim tanpa adanya komunikasi. Saat kamu mengerjakan tugas pekerjaan, ternyata rekan kerja juga mengerjakan tugas yang sama. Tentu pekerjaan akan menjadi sia-sia bukan.
5. Sah-Sah Saja Berada di Zona Nyaman, tapi Seberapa Bisa Buat Diri Jadi Maju?
Sebagai manusia, kamu pasti memiliki rasa bangga dan puas ketika bisa mencapai apa yang diinginkan. Namun, hati-hati. Jangan sampai terlalu terbuai dengan adanya pencapaian tersebut. Pasalnya, masih banyak hal lain yang juga memiliki pencapaian lebih tinggi dari sebelumnya. Karena itu, hindari untuk merasa nyaman dalam zona kamu dan puas dengan apa yang sudah dicapai. Jangan takut untuk mengambil kesempatan baru dan harus meninggalkan zona nyaman.
6. Jangan Terlampau Polos Saat Berada di Dunia Kerja
Nasihat berikutnya adalah hindari bersikap polos dalam bekerja. Maksudnya, hindari anggapan bahwa semua orang yang bekerja itu pada dasarnya memiliki prinsip persaingan yang sehat di dunia kerja. Kenyataanya, tidak sedikit dari mereka yang malah terlalu berambisi dalam karier hingga rela melakukan apa saja untuk pencapaianya karier terbaiknya. Jagalah sikap ketika berteman dengan rekan kerja dan selalu berhati-hati.
7.Menomorsatukan Gengsi hingga Enggan Bertanya Saat Tidak Tahu
Ada baiknya hindari perasaan gengsi ketika bekerja. Misalnya, jangan gengsi untuk meminta senior atau rekan satu kantor untuk membantu pekerjaan. Daripada gengsi, kita sebaiknya mengambil ilmu dari mereka yang sudah lebih berpengalaman dalam bekerja. Hanya karena belum menguasai bidang pekerjaan, jangan pernah merasa bodoh. Jika menomorsatukan gengsi, itu hanya akan membuat kamu susah maju dalam karier.
Baca juga artikel Cermati lainnya:
Uang Baru vs Uang Lama: Ini Bedanya Rupiah Baru dengan Rupiah Lama
Cara Registrasi Kartu Prabayar Agar Tidak Kena Blokir
10 Pekerjaan Sampingan yang Sepertinya Remeh Tapi Ternyata Lumayan Menghasilkan
| Published by Cermati.com |
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
7 Tinted Sunscreen Terbaik untuk Hilangkan Flek Hitam Membandel
-
7 Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran dan Cara Sederhana Mengatasinya
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Anak Usia 12 Tahun yang Aman
-
10 Sepatu Adidas Diskon di Sneakers Dept, Seri Samba Jadi Ratusan Ribu Rupiah
-
Tak Banyak yang Tahu! Diam-diam Spons Cuci Piring Melepaskan Mikroplastik: Adakah Solusinya?
-
Apakah Boleh Orang Tua Memakai THR Anak? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Uang THR Anak untuk Apa? Ini Cara Bijak Agar Tidak Cepat Habis
-
Opor Ayam Bertahan Berapa Lama? Ini Trik Ampuh Bikin Masakan Santan Awet
-
Bursa Saham Libur Sampai Kapan? Ini Jadwal Lengkap Setelah Liburan Lebaran
-
6 Brand Modest Lokal Busana Muslim Etnik, Cocok untuk Halal Bihalal