Suara.com - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan tengah mempersiapkan rancangan dasar jalur ganda Bogor-Sukabumi.
"Saat ini tengah penyiapan 'basic design' (rancangan dasar), untuk pembebasan lahan (right of way) menjadi wewenang operator, dalam hal ini PT Kereta Api Indonesia," kata Humas Ditjen Perkeretaapian Joice di Jakarta, Senin (20/11/2017).
Selain itu juga tengah dilakukan penyusunan dokumen rancnagan teknis dasar (BED) Bogor-Sukabumi dan rancangan teknis detil (DED) jalur ganda KA Cigombong-Cicurug.
Penetiban lahan dilakukan oleh KAI dimulai tahun ini hingga 2018, kemudian DED jalur ganda Bogor-Cigombong dan Cicurug-Sukabumi serta penyusunan dokumen lingkungan (Amdal).
Pada 2018, akan dilakukan konstruksi jalur ganda sebagian Cigombong-Cicurug dengan pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Rp178 miliar dan mengusulkan pembiayaan tahun jamak (multiyears) dengan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) 2018-2019.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sebelumnya mengatakan peletakan batu pertama (groundbreaking) akan dimulai Desember tahun ini.
Total investasi jalur ganda Bogor-Sukabumi mencapai Rp280 miliar, namun proyek tersebut akan dilanjutkan dengan reaktivasi Cianjur-Padalarang dan nantinya tersambunv ke Yogyakarta dengan total kebutuhan investasi Rp1,1 triliun.
"Untuk tahap 1 itu 2018 akan kita keluarkan Rp200 miliar, tapi total Rp1,1 triliun, bertahap tiga tahun," katanya.
Budi mengatakan untuk pengerjaan Tahap 1, yaitu mengurangi kemiringan jalur serta memperbaiki jalur-jalur curam dan miring, seperti di Cicurug.
Baca Juga: Pembangunan Rel Ganda KA Rangkasbitung - Maja Selesai 2017
Hal itu agar bisa mempercepat waktu tempuh antara Bogor dan Sukabumi yang ditargetkan dari dua jam lebih menjadi 1,5 jam, sementara itu dengan jalur darat, yaitu lima jam.
Menurut Budi, dengan mempercepat waktu tempuh akan membuat KA Bogor-Sukabumi lebih kompetitif, sehingga bisa mendongkrak pariwisata.
Selain itu, Budi mengatakan akan meningkatkan kapasitas dengan menambahkan rangkaian kereta yang tadinya hanya enam kereta dalam satu rangkaian menjadi 12 rangkaian.
Dengan demikian, penumpang terangkut bisa terdongkrak dari 3.500 orang per hari menjadi 12.000 orang per hari.
Sementara itu, saat ini perjalanan kereta api relasi Bogor-Sukabumi saat ini dilayani oleh KA Pangrango dengan jumlah perjalanan sebanyak 3 kali pulang pergi (PP).
Budi menargetkan jalur ganda sepanjang 38 kilometer bisa beroperasi pada akhir 2019. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Didukung Kemenhub, Agung Sedayu Siapkan Terminal Terpadu di PIK 2, Hubungkan MRT hingga Bandara
-
Pelindo Lakukan Soft Launching Layanan Kepelabuhanan di Perairan Nipa
-
Nyanyian Staf Ahli Soal Uang Ratusan Juta, Budi Karya Sumadi Bakal Segera Dipanggil KPK?
-
KPK Diam-diam Periksa Eks Anak Buah Budi Karya dalam Kasus Korupsi DJKA
-
Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN