Suara.com - Setelah mendapat peringatan dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atas kelambanan kinerja, pembangunan jalan tol Manado – Bitung saat ini mengalami perbaikan yang cukup signifikan. Hal itu dikemukakan oleh Direktur Sektor Jalan dan Jembatan KPPIP Max Antameng setelah meninjau langsung lokasi proyek jalan tol Manado – Bitung akhir November 2017.
“Saya melihat sudah ada perbaikan yang cukup signifikan pada pembangunan jalan tol Manado-Bitung terutama di seksi 1A,” ujar Max dalam keterangan resmi, Senin (4/12/2017).
Seksi 1A yang dimaksud adalah sebagian ruas jalan tol Manado – Bitung sepanjang 7 km yang dikerjakan oleh Shino Road and Bridge Group co. ltd. (loan China) bekerjasama dengan PT Hutama Karya.
Kedatangan KPPIP meninjau progress pembangunan jalan tol Manado – Bitung tidak lain adalah untuk memantau perkembangan proyek pasca kunjungan Menteri PUPR sebelumnya. “Sudah menjadi tugas KPPIP untuk mengawal proyek infrastruktur prioritas seperti jalan tol Manado – Bitung ini agar berjalan lancar,” ujar Max.
Ikut serta dalam kegiatan peninjauan ini Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional Riel J. Mantik, Kepala Satker Jalan Tol Manado – Bitung Robert E. Sihotang, Kepala Kanwil BPN Sulawesi Utara Freddy Kolintama, Direktur Utama PT. JMB George Manurung, dan kepala perwakilan BPKP Sulawesi Utara Kwinhatmaka.
Menurut Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional XV Riel J. Mantik rendahnya produktifitas pembangunan jalan tol seksi 1A disebabkan oleh kendala komunikasi internal. “Saat ini sudah ada kesepakatan secara internal untuk mengerjakan bagiannya masing-masing. Mereka langsung memobilisasi peralatan dan melaksanakan pekerjaan yang selama ini tertunda. Dampaknya sekarang pelaksanaan pekerjaan fisiknya meningkat secara signifikan” ujar Riel J. Mantik.
Jalan tol Manado – Bitung merupakan salah satu proyek infrastruktur prioritas di Indonesia. Proyek ini dikerjakan dengan skema KPBU (Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha) dengan nilai investasi sebesar Rp5,12 Triliun. Proyek ini diharapkan mendukung peningkatan lalu lintas pada rute Manado – Bitung, mendukung sektor wisata serta pertumbuhan ekonomi di Manado, Minahasa Utara dan Bitung. Jalan tol ini juga akan menjadi jalan akses utama ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung dan Pelabuhan Hub Internasional Bitung yang akan dibangun.
Jalan tol sepanjang 39 km ini dibagi dalam 4 seksi yakni seksi 1A ruas Manado – Sukur sepanjang 7 km dibangun oleh Shino Road and Bridge Group dan Hutama Karya, seksi 1B ruas Sukur – Airmadidi sepanjang 7 km dibangun oleh pemerintah (APBN), seksi 2A ruas Airmadidi – Danowudu sepanjang 11,5 km dibangun oleh PT Jasamarga Manado Bitung (JMB) dan Seksi 2B ruas Danowudu - Bitung sepanjang 13,5 km dibangun oleh PT JMB. PT JMB merupakan konsorsium PT Jasamarga (Persero), Tbk, PT Wijaya Karya (Persero), Tbk, dan PT PP (Persero), Tbk.
Hingga akhir November 2017, progress pembebasan lahan proyek jalan tol Manado – Bitung secara keseluruhan mencapai 70,5 persen, dengan detail Seksi 1A mencapai 90,82 persen, Seksi 1B sebesar 68,64 persen, Seksi 2A mencapai 85,31 persen, dan Seksi 2B mencapai 40 persen. Hingga akhir Desember 2017 Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kanwil Sulawesi Utara menargetkan seksi 1A bisa mencapai 100 persen. “Momentum Natal dan Tahun Baru ini bisa dimanfaatkan untuk penyelesaian masalah pembebasan lahan,” ujar Freddy Kolintama selaku Kepala Kanwil BPN Sulawesi Utara.
Baca Juga: Inilah Progres Terbaru Konstruksi Jalan Tol Manado - Bitung
Sementara itu, progress konstruksi proyek jalan tol Manado – Bitung pada seksi 1A mencapai 14,84 persen, seksi 1B sepanjang 7 km mencapai 35,1 persen, seksi 2A sepanjang 11,5 km mencapai 33 persen, dan seksi 2B sepanjang 13,5 km (PT JMB) = 0,7 persen. “Kami menargetkan pekerjaan fisik untuk seksi 1 sepanjang 14 km dapat selesai pada Desember 2018,” ujar Riel J. Mantik. Hal itu diamini oleh Direktur Utama PT. JMB George Manurung. “Sesuai target, triwulan 1 2019 jalan tol Manado – Bitung sudah dapat beroperasi,” ujar George.
Melihat progress pembangunan yang cukup signifikan ini membuat Max Antameng yakin bahwa proyek jalan tol Manado – Bitung ini dapat selesai sesuai target waktu. “Melihat koordinasi yang dilakukan antar instansi terkait disini dan tidak jarang mereka jemput bola menyelesaikan permasalahan di lapangan, saya optimis proyek ini bisa berjalan sesuai target. Kami sangat mengapresiasi upaya yang telah dilakukan oleh berbagai pihak untuk membantu percepatan infrastruktur tol Manado – Bitung ini,” ujar Max.
Tag
Berita Terkait
-
Punya Lisensi, WSKT Mulai Garap Proyek Infrastruktur di Arab Saudi
-
Kemenko Perekonomian Bidik Sektor Digital demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
-
Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029
-
PT SMI Salurkan Pembiayaan Rp 275 T ke Proyek Infrastruktur, Serap 10,9 Juta Tenaga Kerja
-
Menteri Dody: Yakin Proyek Sekolah Rakyat akan Siap untuk Tahun Ajaran Baru 2026
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Klasemen Piala AFF U-19: Timnas Indonesia Wajib Menang Besar atas Timor Leste demi Gusur Vietnam
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Terendah dalam 6 Tahun, Purbaya Akui Surplus Neraca Perdagangan Susut Imbas Impor BBM
-
Benarkah Independensi BI Hilang Akibat UU P2SK?
-
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Masyarakat Panik Banyak Tarik Uang di Bank?
-
Menteri Bahlil Mau Rombak Total Sistem Tambang RI Lewat Aturan Baru 'Gross Split'
-
Pertamina Bagikan Pengalaman Penggunaan Teknologi Digital dan AI untuk Ciptakan Nilai Bisnis
-
BI Intervensi, Rupiah Menguat di Jumat Sore
-
Pelaku Usaha Asuransi Mulai Soroti Ancaman Inflasi Medis
-
Telkom Hadirkan Forum Kedaulatan Digital Nasional, Pertemukan Regulator hingga Pelaku Industri
-
Skema Gross Split Sektor Tambang Dikaji, Wamen ESDM: Ditentukan Sidang Kabinet
-
Rupiah Makin Tak Berharga, Teknologi Fracking Didorong untuk Produksi Minyak Mentah