Suara.com - Bagi agen properti, baik yang berprofesi serius atau sambilan kini semakin dimudahkan dengan hadirnya aplikasi "PropertyPro" yang dikembangkan delapan mantan General Manager Lippo Land Club.
"Aplikasi ini dapat diunduh melalui google play dan appstore yang ada di ponsel pintar, serta sangat mudah untuk mengoperasikannya," kata Direktur Utama PropertyPro Dopur Eduardus di Jakarta, Selasa (6/2/2018), saat memperkenalkan "PropertyPro kepada ratusan agen properti dari seluruh Indonesia.
Aplikasi ini didirikan Dopur Eduardus, Susanto Hamangku, Jarot Yubagyo, R.R. Endah, Yusniarti, Landong Purba, Andi Sutoyo dan Achmad Mustafa, mereka memberikan kontribusi penjualan produk properti rata-rata Rp1,5 triliun per tahun bagi Lippo Group.
PropertyPro merupakan agen properti berbasis digital, agen properti ini memiliki keunikan jika dibandingkan dengan agen properti pada umumya, karena PropertyPro lebih menekankan untuk penggunaan aplikasi yang dapat mempermudah para agen untuk menjual properti, jelas Dopur.
Aplikasi ini menyediakan beragam fitur yang dapat mempermudah seorang agen mendapatkan informasi proyek properti dengan sangat terperinci, mulai dari harga, fasilitas, gambar, tipe dan unit yang tersedia.
Menariknya lagi, aplikasi ini dapat digunakan tidak hanya oleh agen properti profesional, tetapi juga masyarakat yang ingin mencari penghasilan tambahan dengan menjual properti yang tersedia di aplikasi ini, kata Dopur.
"Kini agen properti tidak perlu kerepotan mencari informasi mengenai proyek properti. Agen tinggal menjelajahi proyek-proyek yang diminati dan mengunduh brosur serta daftar harga yang diinginkan, atau membagikan informasi proyek di media sosial melalui aplikasi," ujar Dopur.
"Kami berharap hadirnya aplikasi ini dapat semakin mempermudah agen dalam menjual properti," kata Dopur.
Selain akan mudah mendapatkan informasi mengenai proyek properti terbaru, agen juga bisa mendapatkan komisi yang menarik dan kompetitif yang diberikan PropertyPro.
Baca Juga: Bidik Generasi Milenial untuk Properti, Gradana Luncurkan Grasewa
Keberadaaan PropertyPro saat ini telah banyak diminati oleh para agen. Buktinya, sejak Desember 2017 lalu kini sudah mencatat lebih dari 3.000 agen yang mendaftarkan diri.
PropertyPro telah bekerja sama dengan beberapa developer ternama di Indonesia seperti Adhi Karya, Jababeka, Wika Realty, Synthesis, AKR, Cowell Development, Pollux Development, dan developer lainnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Prospek Properti Negara Tetangga dan Proyeksi Pasar Global Tahun 2026
-
Bukukan Penjualan Rp2,7 Triliun, Linktown Ungkap Tren Properti Regional 2026
-
Pengembang Catat Telah Serah Terima 16.500 Unit Hunian di Meikarta
-
PPRO Dorong Transformasi Bisnis Lewat Pendekatan Berbasis Pengalaman Konsumen
-
PGN dan REI Kolaborasi Bangun Jaringan Gas di Proyek Properti Nasional
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
Terkini
-
Ekonom UI: Program Makan Bergizi Gratis Bisa Ciptakan Surplus Konsumsi Kelas Menengah
-
Luhut Soroti Praktik Pengusaha Pecah Usaha Demi Hindari Pajak
-
USS OCBC Catat Jumlah Tabungan Nasabah Emas Tembus 223 Persen
-
Perkuat Stabilitas Rupiah, KBI Ditunjuk Jadi Lembaga Kliring Derivatif Pasar Uang dan Valas
-
Utang Pemerintahan Prabowo Meroket ke Rp9.637 Triliun
-
Temui MSCI 2 Jam, Luhut Paparkan Strategi Benahi Pasar Saham dan Sistem AI BEI
-
Portofolio Berdarah-darah Saat IHSG Anjlok, Bertahan atau Menyerah?
-
Luhut Mau BUMN Berbasis AI, Bisa Hemat Biaya Hingga 30 Persen
-
Bhinneka Life Bayar Klaim Rp 661 Miliar Sepanjang 2025
-
Garuda Indonesia Pimpin Holding BUMN Maskapai Penerbangan