Suara.com - Antusiasme masyarakat untuk membeli tiket kereta api guna keperluan mudik Lebaran 2018 sangat tinggi. Hingga hari ini, Kamis (15/3/2018), penjualan tiket kereta api untuk beberapa hari menjelang lebaran sudah habis.
"Perkembangan terakhir, tiket penumpang mudik lebaran pemberangkatan dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen, untuk keberangkatan tanggal 5, 6, 7 Juni 2018 pemesanan / penjualan tiket KA ke semua tujuan, keberangkatan dari stasiun Pasar Senen dan Gambir masih tersedia," kata Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Edy Kuswoyo dalam keterangan tertulis, Kamis (15/3/2018).
Namun Edy menegaskan tiket untuk pemberangkatan pada tanggal 13 Juni 2018 (H-2) dan Pemberangkatan 12 Juni 2018 (H-3) dari stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen ke semua tujuan, sudah habis.
Adapun untuk pemberangkatan pada tanggal 8 - 13 juni 2018 dari stasiun Pasar Senen ke semua jurusan (Semarang Tawang, Semarang Poncol, Yogyakarta, Solo, Surabaya Pasar Turi, Surabaya Gubeng, dan Malang) juga sudah habis.
"Namun pemberangkatan untuk tanggal 8 - 11 Juni 2018 dari stasiun Gambir tujuan Bandung, Cirebon, Semarang Tawang, dan Surabaya Pasar Turi, masih tersedia," ujarnya.
Tiket kereta api untuk pemberangkatan pada tanggal 8 Juni 2018 dari stasiun Gambir ke Yogyakarta, Solo, Surabaya Gubeng, juga masih tersedia.Sedangkan tiket untuk pemberangkatan pada tanggal 9-13 Juni 2018 Sudah habis.
Pemberangkatan untuk tanggal 8 - 13 juni 2018 dari stasiun Gambir Tujuan Purwokerto, Cilacap dan Malang juga sudah habis.
"Karena pemesanan/penjualan tiket juga dilakukan secara online maka sewaktu-waktu bisa berubah. Diharapkan kepada calon penumpang agar selalu memantau setiap saat ketersediaan tiket melalui : KAI Access, website kai.id, dan channel eksternal lainnya," ujarnya.
Adapun KA Reguler dan Tambahan Angkutan Lebaran 2018 Daop 1 Jakarta yang akan berangkat dari stasiun Pasar
Senen terdiri dari 25 KA Reguler/dengan ketersedian 18.468 tempat duduk. Ditambah dengan 7 KA Tambahan/dengan ketersedian 5.202 tempat duduk. Dengan demikian, totaL terdapat 32 KA/dengan ketersedian 23.670 tempat duduk.
Sementara untuk yang berangkat dari Stasiun Gambir, terdiri dari 28 KA Reguler/dengan ketersedian 12.104 tempat duduk. Ditambah dengan 9 KA Tambahan/dengan ketersedian 4.142 tempat duduk. Dengan demikian, totaL terdapat 37 KA/dengan ketersedian 16.246 tempat duduk.
Berita Terkait
-
99,9 Persen Tiket Ekonomi PSO Kereta Api Ludes Saat Long Weekend, Eksekutif Masih Banyak Kosong
-
15 Tahun Jaga Rel Tanpa Status, Penjaga Perlintasan Minta Palang Kereta Resmi yang Layak
-
Palang Bambu dan HT Patungan, Warga Pertaruhkan Nyawa Jaga Perlintasan Liar
-
Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?
-
Bekasi Timur Berduka, Penumpang Mulai Bangkit dari Trauma
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Bos Bursa Masih Optimistis Meski IHSG Anjlok Usai Pidato Prabowo
-
Prabowo Sebut Sawit-Batu Bara Bikin Cuan RI
-
Harga BBM Naik, SiCepat Pilih Tahan Ongkir Ketimbang Bebani Konsumen
-
Prabowo Tanya ke Bos Parpol Hingga Ormas, Kenapa Penduduk Miskin RI Bertambah?
-
Prabowo Bentuk Danantara Sumber Daya Indonesia, Ekspor Sawit-Cs Wajib Lewat Sini
-
PT Pegadaian Perkuat Dominasi sebagai Bank Emas Indonesia Dukung Agenda Asta Cita Pemerintah
-
CORE: Proyeksi Inflasi 2027 dalam Pidato Prabowo Masih Wajar
-
Rupiah Lemah, Purbaya Akui 'Terpaksa' Turun Tangan lewat Pasar Obligasi
-
BUMN Jadi Eksportir Tunggal Tiga Komoditas Ini, Nikel Tidak Termasuk
-
Prabowo Jelaskan Tujuan Pembentukan Badan Khusus Ekspor