Suara.com - PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), yang merupakan anak usaha PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID), telah menandatangani perjanjian perpanjangan kontrak jasa pertambangan dengan PT Angsana Jaya Energi (AJE) yang sebelumnya akan berakhir pada 2018, diperpanjang selama tiga tahun sampai dengan 2020.
Seperti dikutip dari keterangan resmi perseroan yang dipublikasikan di situs resmi Bursa Efek Indonesia, kontrak perpanjangan mencakup perkiraan volume sebesar 12 juta ton batu bara dan 37 juta bcm pengupasan lapisan tanah.
Adapun kontrak tersebut diperkirakan bernilai lebih dari 143 juta dollar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp 1,85 triliun (asumsi rupiah Rp 13.000 per dollar AS).
Lokasi AJE berdekatan dengan PT Sungai Danau Jaya (SDJ) dan PT Tanah Bumbu Resources (TBR) yang keduanya merupakan pelanggan dari BUMA.
Dengan kedua kontrak baru yang diumumkan di 2018 ini, perseroan telah meningkatkan jumlah nilai kontrak dari 5 miliar dollar AS menjadi 5,6 miliar dollar AS.
Sekadar informasi, DOID merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa pertambangan, perdagangan dan pembangunan. Sejak tahun 2009 kegiatan utama DOID adalah jasa penambangan batubara dan jasa pengoperasian tambang melalui anak usaha utamanya yakni PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA). [Iwan Supriatna]
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah
-
Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi
-
Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS
-
Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik
-
Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah
-
Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen
-
Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas
-
IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?
-
Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas
-
S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya