Suara.com - PT.Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus mendorong akselerasi penyaluran student loan. Bertempat di Malang, yang terkenal sebagai Kota Pendidikan, Bank BRI menjalin kerja sama dengan Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Negeri Malang (UM).
Penandatanganan kerja sama antara Bank BRI dengan UB dilakukan oleh Rektor UB, Prof Ir M Bisri MS, dengan Direktur Hubungan Kelembagaan Bank BRI, Sis Apik Wijayanto, Sabtu (7/4/2018). Poin dari perjanjian kerja sama tersebut adalah pemberian fasilitas student loan BRI (Briguna Pendidikan) untuk mahasiswa S2 dan S3 UB.
Bisri menyatakan, pihaknya mengapresiasi positif kerja sama ini, sebab mahasiswa Pascasarjana UB memiliki akses pembiayaan pendidikan yang sangat mudah (tanpa jaminan). Sis Apik Wijayanto, menyebutkan, sebelumnya sudah ada 11 perguruan tinggi negeri yang menandatangani perjanjian kerja sama dengan BRI untuk student loan.
Sis Apik berharap, cakupan student loan BRI bisa lebih merata di seluruh perguruan tinggi di Indonesia.
“Ini merupakan komitmen BRI untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, serta respons kami atas arahan presiden yang menginginkan perbankan agar menyediakan fasilitas pembiayaan bagi mahasiswa,” ujarnya.
Dalam acara tersebut juga diserahkan CSR BRI Peduli berupa 1 unit mobil Toyota Hi Ace, sebagai penunjang pendidikan Universitas Brawijaya senilai Rp470 juta.
Di kesempatan yang terpisah, Minggu (8/4/2018), penandatangan perjanjian kerja sama (PKS) juga dilakukan antara Bank BRI dengan Universitas Negeri Malang untuk menyalurkan student loan BRI. Penandatanganan PKS dilakukan oleh Sis Apik dengan Rektor UM, Prof Dr Ahmad Rofiudin MPd.
Ahmad menjelaskan, saat ini ada sekitar 3.750 mahasiswa di jenjang S2 dan S3 di UM.
Baca Juga: BUMDes Mitra BRI Tembus Pasar Global
"Kami berharap, Briguna Pendidikan ini bisa dimanfaatkan oleh mahasiswa yang sudah masuk maupun yang akan masuk, sehingga akan meringankan beban para mahasiswa pascasarjana di UM,” ujar Ahmad.
Sebelumnya, pada pertengahan Maret 2018, Bank BRI telah meluncurkan student loan di Kantor Kemenristekdikti. Student loan yang dinamakan "Briguna Pendidikan" ini merupakan fasilitas pembiayaan dengan skema yang dikhususkan untuk mahasiswa S2 dan S3 yang sudah memiliki upah/penghasilan tetap.
Produk ini memiliki fleksibilitas berupa grace periode atau kelonggaran waktu pembayaran, yakni mahasiswa diperbolehkan hanya membayar bunga berjalan selama masa pendidikan kuliah, sedangkan pokok pinjaman dapat dibayarkan setelah mahasiswa lulus sampai dengan jangka waktu pinjaman berakhir.
“Dengan skema pembiayaan fleksibel semacam ini, Briguna Pendidikan diharapkan dapat memacu minat masyarakat untuk menempuh pendidikan tinggi tingkat lanjut, sehingga secara langsung Bank BRI memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Hingga akhir 2018, kami menargetkan penyaluran Briguna Pendidikan sebesar Rp100 miliar,” pungkas Sis Apik.
Berita Terkait
-
BRI: Stabilitas Pasar Terjaga, Komitmen Jaga Kinerja dan Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham
-
BRI Siapkan Buyback Saham hingga Rp500 Miliar, Tunjukkan Keyakinan pada Prospek Jangka Panjang
-
Perbanas: Perbankan Nasional Tetap Sehat, Kredit Tumbuh Hampir 10 Persen
-
BRI Hadirkan QRIS Cross Border BRImo di China, Permudah Transaksi Nasabah di Luar Negeri
-
BRI Permudah Registrasi BRImo di 15 Negara, Pengguna Tembus 47,8 Juta
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite
-
Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion